22 Juni 2026 Tepat 7 Muharram 1448 H
Gambar atau konten salah?
Setiap hari, banyak orang bertanya: "Hari ini 22 Juni 2026, tanggal berapa Hijriah?" Pertanyaan ini sering muncul, terutama bagi umat Islam yang ingin menyelaraskan jadwal ibadah atau menentukan hari-hari penting keagamaan.
Seperti yang kita tahu, sistem penanggalan Hijriah dan Masehi punya cara hitung yang berbeda. Oleh karena itu, umat Islam perlu melakukan konversi agar tahu tanggal Hijriah yang tepat. Berdasarkan konversi kalender yang disusun Kementerian Agama (Kemenag) RI, hari ini, Senin 22 Juni 2026, bertepatan dengan 7 Muharram 1448 H. Bulan Juni 2026 ini mencakup dua bulan dalam kalender Hijriah, yaitu Dzulhijjah dan Muharram.
Berikut rincian lengkap kalender Hijriah sepanjang bulan Juni 2026:
- 1 Juni 2026: 15 Dzulhijah 1447 H
- 2 Juni 2026: 16 Dzulhijah 1447 H
- 3 Juni 2026: 17 Dzulhijah 1447 H
- 4 Juni 2026: 18 Dzulhijah 1447 H
- 5 Juni 2026: 19 Dzulhijah 1447 H
- 6 Juni 2026: 20 Dzulhijah 1447 H
- 7 Juni 2026: 21 Dzulhijah 1447 H
- 8 Juni 2026: 22 Dzulhijah 1447 H
- 9 Juni 2026: 23 Dzulhijah 1447 H
- 10 Juni 2026: 24 Dzulhijah 1447 H
- 11 Juni 2026: 25 Dzulhijah 1447 H
- 12 Juni 2026: 26 Dzulhijah 1447 H
- 13 Juni 2026: 27 Dzulhijah 1447 H
- 14 Juni 2026: 28 Dzulhijah 1447 H
- 15 Juni 2026: 29 Dzulhijah 1447 H
- 16 Juni 2026: 1 Muharam 1448 H
- 17 Juni 2026: 2 Muharam 1448 H
- 18 Juni 2026: 3 Muharam 1448 H
- 19 Juni 2026: 4 Muharam 1448 H
- 20 Juni 2026: 5 Muharam 1448 H
- 21 Juni 2026: 6 Muharam 1448 H
- 22 Juni 2026: 7 Muharam 1448 H
- 23 Juni 2026: 8 Muharam 1448 H
- 24 Juni 2026: 9 Muharam 1448 H
- 25 Juni 2026: 10 Muharam 1448 H
- 26 Juni 2026: 11 Muharam 1448 H
- 27 Juni 2026: 12 Muharam 1448 H
- 28 Juni 2026: 13 Muharam 1448 H
- 29 Juni 2026: 14 Muharam 1448 H
- 30 Juni 2026: 15 Muharam 1448 H
Lalu, kenapa perhitungan antara kalender Hijriah dan Masehi bisa berbeda? Jawabannya ada pada acuan yang dipakai. Kalender Masehi, atau kalender solar, mendasarkan perhitungannya pada peredaran Bumi mengelilingi Matahari. Sementara itu, kalender Hijriah termasuk kalender lunar, yang mengacu pada peredaran Bulan mengelilingi Bumi.
Seorang ahli ilmu falak dari NU, KH Shofiyulloh, menjelaskan bahwa kalender Masehi menghitung panjang satu tahun berdasarkan siklus tropis Matahari, yaitu 365,2222 hari. Setahun dibagi menjadi 12 bulan. Beberapa bulan memiliki 31 hari, seperti Januari, Maret, Mei, Juli, Agustus, Oktober, dan Desember. Bulan April, Juni, September, dan November memiliki 30 hari. Februari sendiri punya 28 atau 29 hari, tergantung tahunnya.
Khusus untuk Februari, pada tahun basithah (tahun biasa) umurnya 28 hari, sementara pada tahun kabisat menjadi 29 hari. Dalam sistem kalender Masehi Gregorian, setiap empat tahun sekali ada tahun kabisat. Namun, ada pengecualian: tahun abad (ratusan atau ribuan) baru dianggap tahun kabisat jika habis dibagi 400.
Di sisi lain, kalender Hijriah punya cara hitung yang berbeda. Panjang satu tahunnya didasarkan pada 12 kali siklus sinodis bulan—artinya, 12 kali fase bulan yang sama atau hilal. Rata-rata siklus sinodis ini adalah 29,53 hari. Akibatnya, umur satu bulan dalam kalender Hijriah bisa 29 hari atau 30 hari. Tidak tetap. Semua tergantung pada apakah saat tanggal 29, hilal terlihat atau tidak.
Karena itu, dalam setahun, kalender Hijriah bisa berumur 354 hari atau 355 hari. Ini yang membuat tanggal-tanggalnya selalu bergeser jika dibandingkan dengan kalender Masehi.
Jadi, untuk hari ini, Senin 22 Juni 2026, umat Islam bisa tahu bahwa tanggal Hijriah yang tepat adalah 7 Muharram 1448 H. Informasi ini berguna bagi siapa pun yang ingin menyesuaikan jadwal ibadah atau sekadar ingin tahu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
