Suara Gemuruh di Bawah Tanah Bitung: Pipa PDAM Terdeteksi

Vera T. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 53 dibaca
Bisik.id
Suara Gemuruh di Bawah Tanah Bitung: Pipa PDAM Terdeteksi

Gambar atau konten salah?

Suara gemuruh yang terdengar di bawah tanah Kota Bitung, Sulawesi Utara, membuat warga terkejut. Laporan pertama muncul pada 19 April 2026 ketika penduduk di Lorong 8, Madidir Ure, melaporkan bunyi aneh yang menakutkan.

Menurut Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi dan Maluku, Debby Rumambi, penyelidikan dimulai pada 22 April 2026. “Setelah dilakukan pengujian, terbukti bahwa bunyi tersebut disebabkan oleh adanya aliran atau tekanan air yang cukup besar, sehingga menimbulkan getaran dan suara,” ujarnya. Debby menegaskan bahwa timnya turun ke lokasi setelah menerima laporan warga.

Di situ, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Bitung turut membantu. Mereka membersihkan bagian pipa di titik yang diduga menjadi sumber suara. Langkah ini bertujuan memastikan asal suara gemuruh yang terdengar dari bawah tanah, yakni pipa PDAM.

Hasil sementara menunjukkan bahwa bunyi tersebut berasal dari tekanan air di dalam pipa, bukan dari aktivitas geologi atau fenomena alam. “Hasil sementara tidak ada indikasi ke arah geologi atau fenomena alam,” kata Debby. Meski begitu, penelitian lanjutan tetap akan dilakukan. Hasil akhir akan diserahkan kepada Pemerintah Kota Bitung sebagai bahan pertimbangan kebijakan.

Sementara itu, Altin Abraham Tumengko, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bitung, mengonfirmasi adanya laporan suara gemuruh misterius. “Benar ada laporan kejadian suara gemuruh misterius dari dalam tanah,” ujarnya pada 19 April 2026.

BMKG dan dinas terkait turun ke lokasi pada 14 Juni 2026. Tim dari BMKG telah turun ke lokasi bersama Pemerintah Kota Bitung untuk mengecek kejadian tersebut, jelas Altin. Pemeriksaan ini bertujuan memastikan apakah ada hubungan dengan kondisi geologi setempat.

Warga Bitung kini menunggu hasil penelitian lebih lanjut. Jika terbukti benar bahwa suara berasal dari aliran air, langkah perbaikan pipa akan segera diambil. Sebaliknya, jika ada faktor geologi, pihak berwenang akan menyiapkan tindakan mitigasi. Kejadian ini menyoroti pentingnya koordinasi antara lembaga pemerintah, PDAM, dan masyarakat dalam mengatasi masalah infrastruktur dan keamanan publik.

Suara gemuruhPipa PDAMTekanan airKota BitungBMKGKepala Balai Pemantauan Gunung ApiKepala Dinas Komunikasi dan Informatika

Komentar

Memuat komentar...