SUCOFINDO Ikut Konferensi Sertifikasi Global di Shanghai

Surya B. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
SUCOFINDO Ikut Konferensi Sertifikasi Global di Shanghai

Gambar atau konten salah?

PT SUCOFINDO, perusahaan milik negara yang bergerak di bidang inspeksi dan sertifikasi, mengambil langkah baru dalam memperkuat kerja sama lintas negara. Langkah ini diambil dengan mengikuti konferensi 2026 China Quality Certification Centre (CQC) yang digelar di Shanghai, China. Acara ini membahas pengembangan kerja sama lintas batas yang berkualitas tinggi.

Forum yang mengusung tema "Bersatu Melalui Sertifikasi, Kualitas Menghubungkan Dunia" itu dihadiri oleh berbagai lembaga sertifikasi, badan akreditasi, regulator, dan pelaku industri dari sejumlah negara. Tujuannya jelas: mendorong kerja sama internasional yang berkelanjutan dalam bidang standar mutu dan sertifikasi.

Direktur Utama PT SUCOFINDO, Sandry Pasambuna, menjelaskan peran perusahaannya sebagai pelopor layanan Testing, Inspection, and Certification (TIC) di Indonesia. Perusahaan ini sudah berdiri sejak tahun 1956. Saat ini, SUCOFINDO menjadi bagian dari Danantara Indonesia dan holding IDSurvey. "Kolaborasi berbasis sertifikasi dan standar mutu merupakan fondasi penting dalam memperkuat perdagangan internasional yang transparan, aman, dan berkelanjutan," kata Sandry dalam siaran pers pada 17 Agustus 2026.

Ia menambahkan bahwa perusahaannya siap menjadi mitra tepercaya bagi pelaku usaha global. Tujuannya untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi dan memfasilitasi akses ke pasar Indonesia. SUCOFINDO memiliki jaringan layanan yang luas di seluruh Indonesia, terdiri dari 29 cabang, 38 unit pelayanan, 19 lokasi operasional, 5 kantor pemasaran, dan 68 laboratorium pengujian. Dengan infrastruktur ini, perusahaan dapat memberikan layanan pengujian, inspeksi, sertifikasi, konsultasi, dan pelatihan secara cepat dan andal.

Perusahaan ini mengoperasikan ekosistem layanan terintegrasi melalui lima pilar utama: Testing, Inspection, Certification, Consultancy, dan Training. Layanan-layanan ini mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari manufaktur, energi, minyak dan gas, pertambangan, maritim, pertanian, logistik, pemerintahan, hingga sektor keuangan.

Dalam bidang sertifikasi, SUCOFINDO memiliki unit bernama SUCOFINDO International Certification Services (SICS). Unit ini berperan penting dalam mendukung produsen global yang ingin masuk ke pasar Indonesia. Hingga saat ini, SUCOFINDO telah menerbitkan lebih dari 1.000 Sertifikat Standar Nasional Indonesia (SNI), termasuk lebih dari 350 sertifikat bagi produsen luar negeri. Tiongkok menjadi salah satu negara dengan jumlah sertifikasi terbesar. Kata Sandry, "Pada bidang sertifikasi, SUCOFINDO melalui SUCOFINDO International Certification Services (SICS) juga memiliki peran penting dalam mendukung produsen global yang ingin memasuki pasar Indonesia."

Selain sertifikasi, SUCOFINDO juga mengembangkan inovasi digital dan keberlanjutan. Salah satu inovasi unggulannya adalah SPARING, sistem pemantauan kualitas air limbah berbasis Internet of Things (IoT). Sistem ini mengirimkan data secara langsung ke pusat data Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup. Perusahaan juga mengembangkan solusi berbasis IoT dan Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung efisiensi operasional industri. SUCOFINDO juga menyediakan layanan halal, mencakup sertifikasi produk halal, sistem manajemen halal, dan pelatihan industri halal.

Sandry menutup pernyataannya dengan menekankan pentingnya konferensi CQC 2026 bagi perusahaannya. "Keikutsertaan kami dalam forum CQC 2026 ini merupakan bagian dari upaya strategis untuk memperluas jejaring internasional, memperkuat pengakuan global terhadap kompetensi TIC Indonesia, serta mendukung pencapaian visi SUCOFINDO menjadi salah satu perusahaan Top 20 TIC Global. Kami percaya bahwa kolaborasi, inovasi, dan keunggulan layanan merupakan kunci untuk menciptakan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan di tingkat global," jelas Sandry.

Partisipasi SUCOFINDO di forum internasional ini menunjukkan upaya perusahaan untuk meningkatkan kredibilitas layanan sertifikasi Indonesia di mata dunia. Dengan infrastruktur laboratorium dan jaringan yang luas, perusahaan ini berusaha menjadi jembatan bagi produk asing yang ingin memenuhi standar nasional Indonesia, sekaligus membantu produk lokal menembus pasar global. Fokus pada inovasi digital dan keberlanjutan, seperti sistem pemantauan air limbah SPARING, juga menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya bergerak di bidang sertifikasi konvensional, tetapi juga merespons kebutuhan industri modern akan teknologi ramah lingkungan.

SUCOFINDOsertifikasikerja sama internasionalCQC 2026standar mutuinovasi digitalIndonesia

Komentar

Memuat komentar...