Timnas Uzbekistan Diperiksa Keamanan di New York, Cannabaro
Gambar atau konten salah?
Timnas Uzbekistan menjadi sorotan viral di sosial media setelah diperiksa ketat saat jalani laga uji coba kontra Belanda di New York. Pelatih Fabio Cannavaro segera memberikan penjelasan.
Timnas Uzbekistan sempat dicegat oleh pihak keamanan ketika turun bus di Icahn Stadium, New York jelang laga uji coba kontra Belanda pada Selasa, 09 Juni 2024.
Barang-barang mereka dikumpulkan jadi satu. Anjing pelacak kemudian memeriksa tiap barang bawaan. Setiap orang dicek dari pemain sampai staf, yang mana hal itu jadi viral di sosial media.
Dinilai, pemeriksaan keamanan bagi Timnas Uzbekistan terlalu ketat. Ditambah, para suporter Timnas Uzbekistan jadi salah satu suporter paling banyak ditolak visanya masuk ke Amerika Serikat.
Pelatih Timnas Uzbekistan, Fabio Cannavaro enggan hal viral itu jadi perbincangan berlarut-larut. Baginya, prosedur keamanan berjalan baik dan timnya tidak masalah akan hal itu.
"Saya melihat foto-foto di halaman depan surat kabar yang menunjukkan pemeriksaan yang kami jalani, sebagai anggota tim nasional Uzbekistan. Saya juga melihat judul berita yang menyesatkan, jadi saya ingin meluruskan fakta," tulisnya di sosial media pribadinya.
"Ini adalah pemeriksaan rutin dan standar. Orang-orang tidak menyadari satu hal, ketika tim nasional Piala Dunia melakukan perjalanan, mereka tidak melewati terminal bandara seperti penumpang biasa, tetapi langsung dibawa ke landasan pacu dengan bus yang disediakan untuk tim,"
"Jadi tidak ada skandal. Tidak ada perlakuan yang tidak bermartabat atau tidak hormat,"
"Hal yang sama berlaku untuk pertandingan. Sebelum pertandingan persahabatan melawan Belanda, kami diperiksa di stadion, dan ini juga sudah diperkirakan: sebelum setiap pertandingan, tim menjalani pemeriksaan baik di hotel tepat sebelum berangkat (seperti yang terjadi pada Belanda) atau langsung di stadion, seperti yang terjadi pada kami," paparnya.
Timnas Uzbekistan merupakan debutan di Piala Dunia 2026. Mereka masuk Grup K bersama Portugal, RD Kongo, dan Kolombia.
Insiden ini menyoroti prosedur keamanan yang ketat bagi tim internasional di Amerika, serta tantangan visa bagi penggemar. Penjelasan pelatih menegaskan bahwa pemeriksaan tersebut rutin dan tidak menimbulkan masalah bagi persiapan pertandingan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Prancis Hadapi Senegal di MetLife, Piala Dunia 2026 Mulai
Indonesia vs Australia: Piala AFF 2026 di Sumatera Utara
Spanyol Favorit Piala Dunia 2026, Cuaca Panas Tantang
Arema FC Gugat Hak Logo Singa Bertindik dari Pihak Luar
Piala Dunia 2026: 48 Tim, 3 Tuan Rumah, Dimulai 12 Juni
Kebakaran Hutan di Kalimantan: 12.000 Hektar Terbakar
Berita Terbaru
Bandung Zoo Siap Operasi, Menunggu Izin Faunaland Kota
Prancis Hadapi Senegal di MetLife, Piala Dunia 2026 Mulai
Indonesia vs Australia: Piala AFF 2026 di Sumatera Utara
Prabowo, Dudy, KAI Fokus Revitalisasi Gambir dan Keamanan Rel
Iqbal Penasihat Khusus, Kemnaker Tentang Outsourcing di Jakarta
Naiknya Bantuan Pangan Sidoarjo Jadi 181.422 Penerima, Bupati Turun
5 Kasus Mpox Baru Terkait Sauna Hutong, Hong Kong Menangani
Bank Dunia: Pertumbuhan Indonesia 2026 5%,Naik 5,2% 2027-28
