Prabowo, Dudy, KAI Fokus Revitalisasi Gambir dan Keamanan Rel

Hari W. · 1 min baca · 2 jam lalu · 10 dibaca
Bisik.id
Prabowo, Dudy, KAI Fokus Revitalisasi Gambir dan Keamanan Rel

Gambar atau konten salah?

Presiden Prabowo Subianto mengadakan pertemuan di Istana Kepresidenan pada 11 Juni 2026 bersama Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dan Direktur Utama Kereta Api Indonesia (KAI) Bobby Rasyidin. Puncak diskusi berfokus pada pengembangan perkeretaapian di Indonesia.

Dudy menjelaskan bahwa pertemuan tersebut menyoroti rencana pengembangan jaringan kereta. Bobby kemudian membuka sesi media dengan menjelaskan beberapa laporan yang telah dipresentasikan.

“Gambir nanti direncanakan akan melakukan renovasi, nanti dalam 2 tahun punya Gambir yang oke,” teriak Bobby sambil mengacungkan jempolnya. Ia menegaskan bahwa renovasi akan segera dimulai dan targetnya adalah menjadikan Stasiun Gambir lebih baik dalam dua tahun ke depan.

Ketika ditanya tentang rencana menjadikan Stasiun Gambir sebagai stasiun kereta rel listrik (KRL) dan memindahkan semua layanan kereta jarak jauh ke Stasiun Manggarai, Bobby menjawab, “Nanti akan kita integrasikan KRL (di Stasiun Gambir).” Ia menambahkan, “Manggarai (tetap) jadi hub.”

Setelah dua tahun revitalisasi, Bobby menyatakan bahwa Stasiun Gambir akan menjadi stasiun nasional. Ia menegaskan, “Dia nanti akan jadi national station.”

Bobby juga memaparkan upaya KAI dalam menata perlintasan sebidang setelah kecelakaan maut di Bekasi. Ia mengatakan, “Perlintasan sebidang kita upgrade progres cepat, udah banyak yang ditutup 172 ditutup, ada sekitar 490 progres ditutup. Sisanya 1.148 sudah di tahap mulai progres palang pintu.”

Dari total perlintasan yang ditutup, Bobby menyoroti bahwa sebagian besar berada di wilayah Jabodetabek, dengan jumlah sekitar 160 tempat.

Rencana renovasi Gambir dan penataan perlintasan menunjukkan komitmen pemerintah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan perjalanan kereta di Indonesia.

Komentar

Memuat komentar...