Tingkat Kelahiran Turun 52% Saat iPhone Masuk Pasar, Indonesia

Mira T. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Tingkat Kelahiran Turun 52% Saat iPhone Masuk Pasar, Indonesia

Gambar atau konten salah?

Angka kelahiran di seluruh dunia telah menurun sejak awal tahun 2000-an. Studi terbaru menunjukkan bahwa smartphone berperan penting dalam tren ini.

Peneliti dari Middlebury College yang mempublikasikan makalah di National Bureau of Economic Research menjelaskan bagaimana iPhone, smartphone paling populer di Amerika Serikat, memengaruhi penurunan kelahiran.

Di AS, iPhone dijual secara eksklusif lewat bundling dengan operator AT&T sejak diluncurkan pada tahun 2007 hingga Februari 2011. Peneliti menggunakan cakupan jaringan seluler AT&T sebagai indikator akses awal iPhone.

Kemudian, mereka membandingkan angka kelahiran di wilayah yang terjangkau jaringan AT&T dengan wilayah yang memiliki sedikit atau tanpa akses broadband seluler AT&T. Perbandingan ini menyoroti perbedaan signifikan antara dua kelompok wilayah.

Hasilnya menunjukkan bahwa iPhone menyumbang hingga 52% penurunan angka kelahiran antara tahun 2007 dan 2011.

"iPhone, dan era smartphone yang dipeloporinya, secara signifikan mempercepat penurunan angka kelahiran di AS setelah tahun 2007," tulis para peneliti dalam makalahnya, seperti dikutip dari Gizmodo, Kamis (11/6/2026).

Setelah membandingkan temuannya dengan data survei nasional, tim peneliti menunjukkan tiga mekanisme yang mungkin menjelaskan dampak iPhone terhadap angka kelahiran. Pertama, koneksi online dan kebangkitan media sosial yang dipicu oleh adopsi smartphone berarti iPhone menjadi pengganti untuk interaksi tatap muka. Kedua, iPhone mempermudah akses ke pornografi, yang dapat menjadi pengganti seks bagi sebagian orang. Terakhir, bagi mereka yang masih berhubungan seks, smartphone memberikan akses ke informasi tentang kontrasepsi dan aborsi, yang menurut peneliti dapat menurunkan angka kehamilan yang tidak diinginkan.

Meskipun efek tersebut diamati di semua kelompok usia, para peneliti menemukan efek tersebut sangat kuat di kaum muda. Mereka menemukan akses ke iPhone berkorelasi dengan penurunan angka kelahiran sebesar 4,5-8% pada usia 15-19 tahun dan sebesar 3,2-6,6% pada usia 20-24 tahun.

"Seiring dengan meluasnya penggunaan smartphone, waktu yang dihabiskan dengan teman secara langsung dan aktivitas seksual menurun tajam seiring dengan meningkatkan konsumsi pornografi, yang mungkin menjadi pengganti seks dengan pasangan," tulis peneliti.

Penelitian ini menyoroti peran smartphone dalam perubahan perilaku reproduksi, khususnya di kalangan remaja. Data menunjukkan bahwa peningkatan akses ke iPhone berhubungan erat dengan penurunan angka kelahiran di AS, menegaskan bahwa teknologi komunikasi dapat memengaruhi dinamika sosial secara signifikan.

iPhonepenurunan angka kelahiransmartphoneAT&Tkebijakan reproduksipornografimedia sosialkontrasepsi

Komentar

Memuat komentar...