Tipe G Avanza Kuasai 60% Penjualan
Gambar atau konten salah?
Meski banyak mobil baru bermunculan di pasar Indonesia, Toyota Avanza tetap jadi primadona. Minat terhadap mobil ini belum surut. Bahkan, Avanza masih masuk dalam daftar mobil yang paling banyak dicari oleh konsumen Tanah Air.
Ada satu tipe yang paling laris di antara pilihan yang tersedia. Toyota Avanza sendiri hadir dalam dua tipe utama, yaitu tipe E dan tipe G. Masing-masing punya dua pilihan transmisi: manual dan otomatis. Tipe E menggunakan mesin 1.3 liter, sedangkan tipe G mengusung mesin 1.5 liter.
Dari data penjualan, tipe G jelas lebih unggul. Bansar Maduma, Direktur Marketing PT Toyota Astra Motor, mengatakan bahwa varian G pada All New Avanza saat ini menyumbang lebih dari 60 persen dari total penjualan. Angka itu menunjukkan dominasi yang cukup kuat.
Data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) untuk periode Januari hingga Juni 2026 memperkuat pernyataan tersebut. Tercatat, distribusi tipe G mencapai 11.322 unit. Sementara tipe E, termasuk varian untuk taksi Transmover, hanya mencatatkan 8.190 unit. Selisihnya cukup signifikan.
Menurut Bansar, tipe G menjadi pilihan populer karena spesifikasinya yang menarik. Ia menilai varian ini cocok untuk menunjang kebutuhan mobilitas keluarga Indonesia. "Nyaman dan aman," katanya.
Dari segi tampilan, kedua tipe Avanza ini tidak memiliki perbedaan yang mencolok. Desain luarnya nyaris serupa. Namun, kalau dilihat lebih teliti, ada beberapa perbedaan dimensi yang cukup penting.
Tinggi Avanza 1.3 liter adalah 1.665 mm. Sedangkan Avanza 1.5 liter lebih tinggi, yaitu 1.700 mm. Jarak pijak depan juga berbeda. Avanza 1.3 liter memiliki jarak pijak depan 1.515 mm, sementara Avanza 1.5 liter 1.505 mm. Untuk jarak pijak belakang, Avanza 1.3 liter 1.510 mm dan Avanza 1.5 liter 1.500 mm.
Ground clearance juga tidak sama. Avanza 1.5 liter punya ground clearance 205 mm. Lebih tinggi dari Avanza 1.3 liter yang hanya 195 mm. Perbedaan ini mungkin terlihat kecil, tapi bisa berpengaruh saat melewati jalan yang tidak rata.
Perbedaan paling besar tentu ada pada mesin. Avanza 1.3 liter menggunakan mesin kode 1NR-VE. Kapasitas silindernya 1.329 cc. Diameter piston dan langkahnya masing-masing 72,5 mm dan 80,5 mm. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga maksimum 98 PS pada 6.000 rpm. Torsi puncaknya 12,4 kgm pada 4.200 rpm.
Sementara itu, Avanza 1.5 liter mengandalkan mesin 2NR-VE. Diameter pistonnya sama 72,5 mm, tapi langkahnya lebih panjang, yaitu 90,6 mm. Kapasitas silindernya 1.496 cc. Tenaga yang dihasilkan 106 PS pada 6.000 rpm, dengan torsi 14 kgm pada 4.200 rpm. Selisih tenaga sekitar 8 PS, tidak terlalu besar, tapi cukup terasa saat mobil diisi penuh penumpang atau saat menanjak.
Dari data dan penjelasan yang ada, tipe G memang menjadi andalan Avanza. Mesin yang lebih besar dan ground clearance yang lebih tinggi menjadi nilai jual utama. Meski banyak pesaing baru, Avanza tetap bertahan sebagai salah satu mobil keluarga favorit di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Spanyol ke Final, Rodri dan Cubarsi Matikan Prancis
Mbappe Puncaki Top Skor, Messi dan Tiga Nama Masih Kejar
Harga Emas Antam Naik Rp 20.000 per Gram Hari Ini
King Kobra 2 Meter Gegerkan Wisata Lubuklinggau
37 Kebakaran Hutan dan Lahan Melanda Jateng
Telur Dihapus dari Menu Sekolah India
Ramalan Moo Deng Meleset, Prancis Tersingkir
