WhatsApp Siap Luncurkan Fitur 'Guest Chat' untuk Pengguna Non-WhatsApp
Gambar atau konten salah?
WhatsApp akan segera meluncurkan fitur baru yang memungkinkan pengguna untuk melakukan obrolan sementara dengan orang yang tidak memiliki akun WhatsApp. Fitur yang disebut 'Guest Chat' ini memungkinkan pengguna non-WhatsApp untuk bergabung dalam percakapan melalui tautan web yang aman.
Obrolan ini menggunakan pengidentifikasi unik untuk membuat kunci enkripsi, sehingga menjaga keamanan komunikasi dengan enkripsi ujung-ke-ujung yang sama seperti dalam percakapan biasa. Menurut laporan terbaru, beberapa pengguna Android dan iOS kini sudah dapat mengakses fitur ini dengan pembaruan WhatsApp Beta terbaru.
Fitur 'Guest Chat' pertama kali diumumkan sedang dalam pengembangan pada bulan Oktober 2025. Saat itu, fitur ini belum tersedia untuk penguji beta. Kini, beberapa pengguna WhatsApp Beta pada perangkat Android dan iOS sudah mendapatkan akses.
Dengan 'Guest Chat', peserta tamu bisa bergabung dalam obrolan melalui tautan atau undangan yang dibagikan. Mereka dapat mengirim dan menerima pesan tanpa perlu mendaftar ke WhatsApp. Dalam obrolan, pengguna tamu akan ditandai dengan label 'Guest' atau 'Tamu', sehingga mudah dikenali sebagai peserta tanpa akun terdaftar.
Pengguna dapat membuat tautan dari bagian Undang Teman atau dari daftar kontak di aplikasi. Tautan ini bisa dikirim melalui SMS atau dibagikan melalui platform lain seperti email dan aplikasi perpesanan lainnya. Tautan tersebut dapat diakses melalui perangkat seluler atau browser desktop.
Namun, 'Guest Chat' adalah solusi perpesanan sementara dan memiliki sejumlah keterbatasan. Misalnya, fitur ini tidak mendukung percakapan grup, berbagi media, atau lampiran seperti foto, video, dokumen, GIF, stiker, dan pesan suara. Panggilan suara dan video juga tidak tersedia untuk obrolan tamu ini.
Peserta tamu dapat diblokir dengan cara yang sama seperti akun WhatsApp biasa. Ketika tamu bergabung, WhatsApp Web akan menghasilkan pengidentifikasi unik untuk membuat kunci enkripsi bagi obrolan tersebut. Selain itu, obrolan tamu akan kedaluwarsa secara otomatis setelah 10 hari tidak aktif. Jika ini terjadi, pengundang perlu membuat tautan baru untuk melanjutkan obrolan dengan peserta yang sama.
Fitur ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas komunikasi di platform WhatsApp, meskipun masih dalam tahap pengembangan dan mungkin baru tersedia untuk umum di versi aplikasi mendatang.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Galaxy Buds4 Pro: Kualitas Hi‑Fi, Desain Nyaman, ANC Tinggi
Nvidia Luncurkan RTX Spark: GPU Blackwell & Arm 20 Inti
AMD Luncurkan Ryzen 7 5800X3D 10th Anniversary dan 7700X3D
GREE Indonesia Luncurkan Layanan Pelanggan 24/7 Untuk AC 24 Jam
Kementerian Luar Negeri Perjanjian Baru dengan Pakistan
Xiaomi Luncurkan Smartwatch, Band, Earbud Baru di Indonesia
Berita Terbaru
SIM Baru Kini Verifikasi Wajah, Mulai 1 Juli 2026 Indonesia
Pria 65 Tahun di Klampok Lor Berhenti Hidup, Kembali Mati
Persebaya Penasaran Ramadhan Sananta, Bebas Transfer
Rasa Terbakar Dada: Penyebab Utama dan Tanda Peringatan
Minum 3‑4 Cangkir Kopi Bisa Perlambat Penuaan 5 Tahun
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Operasi Patuh 2026: 14 Hari Tepatkan Lalu Lintas Nasional
Vlahovic Bebas: Arsenal Tertarik, Juventus Tak Berikan Kontrak
