Gambar atau konten salah?
Setiap 1 Muharram, banyak muslim memanfaatkan malam tersebut untuk memperbanyak ibadah dan merenungkan perjalanan hidupnya. Di antara amalan yang sering dipilih, sholat tasbih menjadi pilihan utama. Ibadah sunah ini dipercaya memiliki keutamaan besar, terutama sebagai sarana memohon ampunan Allah SWT.
Alasan mengapa sholat tasbih banyak dipilih pada malam Tahun Baru Islam adalah karena ia dapat dikerjakan kapan saja. Namun, malam 1 Muharram menjadi momen yang paling tepat untuk melaksanakan sholat tasbih, karena pada saat itu umat Islam sedang memulai tahun Hijriah baru dan sedang melakukan muhasabah diri.
Keutamaan sholat tasbih dijelaskan dalam kitab “Busyral Karim bi Syarhi Masa’ilit Ta’lim” karya Syekh Said bin Muhammad Ba’asyin. Rasulullah SAW mengajarkan sholat tasbih kepada pamannya, Sayyidina Abbas RA. Dalam riwayat tersebut, sholat tasbih disebut memiliki keutamaan besar sebagai sarana memohon ampunan kepada Allah SWT. Bahkan disebutkan bahwa Allah dapat mengampuni dosa‑dosa seorang hamba meskipun jumlahnya sangat banyak.
Para ulama menganjurkan agar sholat tasbih dikerjakan secara rutin sesuai kemampuan. Jika tidak mampu setiap hari, maka bisa dilakukan setiap pekan, setiap bulan, setiap tahun, atau setidaknya sekali seumur hidup. Pandangan ini menjadikan sholat tasbih tetap menjadi amalan sunah yang banyak diamalkan hingga sekarang, khususnya pada momen-momen istimewa seperti malam 1 Muharram.
Berbeda dengan sholat sunnah lainnya, sholat tasbih tidak memerlukan niat khusus. Bacaan niat yang digunakan sama seperti pelaksanaan sholat tasbih pada hari-hari biasa. Sholat tasbih dapat dilaksanakan dengan dua rakaat satu salam, empat rakaat satu salam, atau dua rakaat dua salam.
Berikut contoh niat sholat tasbih dua rakaat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ رَكْعَتَيْنِ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatat tasbīhi rak'ataini lillāhi ta'ālā.
Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah Ta'ala.
Dan niat sholat tasbih empat rakaat:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ التَسْبِيْحِ أَرْبَعَ رَكَعَاتٍ لِلهِ تَعَالَى
Arab Latin: Ushalli sunnatat tasbīhi arba'a rak'ātin lillāhi ta'ālā.
Artinya: Aku berniat melaksanakan sholat sunnah tasbih empat rakaat karena Allah Ta'ala.
Bacaan tasbih dalam sholat tasbih adalah:
سُبْحَانَ اللهِ وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَاللهُ أَكْبَرُ
Arab Latin: Subhānallāh walhamdulillāh wa lā ilāha illallāhu wallāhu akbar.
Artinya: Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.
Setelah takbiratul ihram, membaca doa iftitah, surah Al‑Fatihah, dan surat pendek seperti biasa, sholat tasbih dilanjutkan dengan bacaan tasbih berulang. Sebelum rukuk, bacaan tasbih dibaca sebanyak 15 kali. Setelah rukuk, bacaan tasbih dibaca 10 kali. Pada iktidal, bacaan tasbih dibaca 10 kali. Pada sujud pertama, bacaan tasbih dibaca 10 kali. Saat duduk di antara dua sujud, bacaan tasbih dibaca 10 kali. Pada sujud kedua, bacaan tasbih dibaca 10 kali. Setelah bangkit dari sujud kedua dan sebelum berdiri menuju rakaat berikutnya, bacaan tasbih dibaca 10 kali. Dengan pola tersebut, jumlah bacaan tasbih dalam satu rakaat mencapai 75 kali. Karena sholat tasbih terdiri dari empat rakaat, maka total bacaan tasbih yang dibaca selama sholat mencapai 300 kali.
Waktu terbaik untuk melaksanakan sholat tasbih tidak diikat pada jam tertentu. Namun, banyak ulama menganjurkan pelaksanaannya pada waktu-waktu utama beribadah: setelah sholat Isya, pada sepertiga malam terakhir, atau saat melaksanakan qiyamul lail. Waktu-waktu tersebut dianggap lebih mendukung suasana khusyuk untuk berdoa, bermuhasabah, dan memohon ampunan kepada Allah SWT saat memasuki tahun Hijriah yang baru.
Melalui bacaan tasbih yang berulang, sholat tasbih menjadi sarana refleksi diri. Seorang muslim diajak untuk memperbanyak mengingat Allah, mensyukuri nikmat yang telah diberikan, serta memohon ampunan atas kesalahan yang pernah dilakukan. Karena itu, banyak orang menjadikan malam 1 Muharram sebagai momentum memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus memperkuat tekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di tahun yang baru.
Sholat tasbih tidak memerlukan tempat khusus. Ia dapat dilaksanakan di rumah, masjid, atau tempat lain yang tenang. Yang penting adalah niat dan konsentrasi. Pada malam 1 Muharram, suasana tenang dan penuh semangat membuat sholat tasbih menjadi lebih bermakna. Banyak orang juga menambahkan doa pribadi setelah selesai sholat, memohon petunjuk dan keberkahan untuk tahun yang akan datang.
Walaupun sholat tasbih dapat dikerjakan kapan saja, malam 1 Muharram menjadi waktu yang paling tepat. Pada saat itu, umat Islam sedang memulai tahun Hijriah baru dan sedang melakukan muhasabah diri. Sholat tasbih menjadi sarana untuk memohon ampunan dan memulai tahun baru dengan hati yang bersih.
Dengan melaksanakan sholat tasbih pada malam 1 Muharram, umat Islam dapat menegaskan kembali komitmen mereka untuk terus beribadah dan memperbaiki diri. Sholat tasbih menjadi sarana untuk menenangkan hati, memperkuat iman, dan memohon petunjuk Allah dalam setiap langkah kehidupan.
Secara keseluruhan, sholat tasbih pada malam Tahun Baru Islam tidak hanya menjadi amalan sunah yang memiliki keutamaan besar, tetapi juga menjadi momen penting bagi umat Islam untuk memulai tahun Hijriah baru dengan niat yang lebih baik, memohon ampunan, dan memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia Siap Hadapi Australia di Semifinal AFF U‑19 11 Juni
Pesta Siaga Kwarran Mojoroto di GOR Kediri Fokus Karakter
BMKG Prediksi Puncak Kemarau Agustus 2026 di 48,8% Wilayah
Malam 1 Muharram: Refleksi dan Sholat Sunah Tahun Baru
Indonesia vs Australia: U-19 AFF 2026 di Deli Serdang
Semifinal AFF U-19: Indonesia vs Australia di Sumatra Utara
Berita Terbaru
Mi Instan: Beban Sodium dan Risiko Metabolik pada Konsumen
Bupati Empat Lawang Tegaskan Anti KKN, Panggil Warga Awasi
Temuan Kepingan Emas di Candi Losari, Fokus Eksplorasi Baru
Piala Dunia 2026 Meksiko: Brazil Siap Hadapi Grup C
Semifinal AFF U-19 2026: Indonesia vs Australia 0-0
XLSmart: Jembatan Integrasi Tujuh Pilar Digital Indonesia
Inna Sri Sugiati Buka Usaha Asinan Fermentasi, BRI Mendukung
Pertamax Naik Rp 16.250: Menteri Jelaskan Penyesuaian Pasar
