1 Muharram Jadi Hari Libur Nasional 2026 Tanpa Cuti Bersama
Gambar atau konten salah?
1 Muharram adalah hari pertama bulan Muharram dalam kalender Hijriah, menandai dimulainya Tahun Baru Islam. Pada hari ini, banyak orang bertanya apakah tanggal tersebut diakui sebagai tanggal merah atau hari libur nasional di Indonesia.
Hal ini wajar, karena tidak semua perayaan keagamaan otomatis menjadi hari libur nasional. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, penting memeriksa ketentuan resmi pemerintah.
Menurut Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2026, 1 Muharram memang ditetapkan sebagai hari libur nasional. Namun, pada tahun 2026, pemerintah tidak menyelenggarakan cuti bersama khusus untuk peringatan Tahun Baru Islam 1448 H. Akibatnya, libur 1 Muharram 1448 H hanya berlangsung satu hari, yaitu pada Selasa, 16 Juni 2026.
Meski demikian, warga masih dapat menikmati libur panjang dengan mengajukan cuti tahunan pada hari Senin, 15 Juni 2026. Dengan cara ini, periode libur 1 Muharram dapat diperpanjang hingga empat hari.
Berikut kemungkinan long weekend 1 Muharram 2026:
- Sabtu, 13 Juni 2026: Libur akhir pekan (sistem 2x libur)
- Minggu, 14 Juni 2026: Libur akhir pekan
- Senin, 15 Juni 2026: Pengajuan cuti tahunan
- Selasa, 16 Juni 2026: Libur nasional Tahun Baru Islam
Selain menjadi hari libur, 1 Muharram memiliki makna penting bagi umat Islam sebagai awal tahun Hijriah. Pada malam hari ini, umat sering mengisi waktu dengan doa dan amalan kebaikan untuk menyambut tahun baru.
“وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.اللَّهُمَّ أَنْتَ الْأَبَدِيُّ الْقَدِيمُ الْأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ الْعَظِيمِ وَجُودِكَ الْمَعْوُلِ. وَهَذَا عَامٌ جَدِيدٌ قَدْ أَقْبَلَ إِلَيْنَا، نَسْأَلُكَ الْعِصْمَةَ فِيهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِهِ وَجُنُودِهِ وَالْعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الْأَمَّارَةِ بِالسُّوءِ وَالِاشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِي إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الْجَلَالِ وَالْإِكْرَامِ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ،وَصَلَّى اللَّهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ.”
“Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'alaa aalihii wa shahbihii wasallam. Allaahumma antal abadiyul qadiimul awwalu wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa juudikal mu-awwal. Wa haadzaa 'aamun jadiidun qad akbala ilainaa. Nas-alukal 'ishmata fiihi minasy syaithaani wa auliyaa-ihi wajunuudihii wal 'auni 'alaa hadzihin nafsil ammaarati bissuu-i wal ishtighaali bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam, yaa arhamar raahimiin. Washallallaahu 'alaa sayyidinaa muhammadin wa 'aala aalihi wa shahbihii wasallam.”
“Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, serta keluarga dan sahabatnya. Ya Allah, Engkau-lah Yang Maha Abadi, Dahulu, lagi Awal. Dan, hanya kepada anugerah-Mu yang agung dan kedermawanan-Mu yang menjadi tempat bergantung. Dan, inilah tahun baru yang benar-benar telah datang. Kami memohon kepada-Mu perlindungan dalam tahun ini dari (godaan) setan, pembantu-pembantunya, dan bala tentaranya. Dan, kami memohon pertolongan untuk mengalahkan hawa nafsu amarah yang mengajak pada kejahatan, dan agar kami sibuk melakukan amal yang dapat mendekatkan diri kami kepada-Mu, wahai Dzat yang memiliki keagungan dan kemuliaan, wahai Dzat Yang Maha Pengasih di antara mereka yang mengasihi. Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat dan keselamatan kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW, serta keluarga dan sahabatnya.”
Demikianlah ketentuan mengenai apakah 1 Muharram merupakan tanggal merah beserta amalan yang dapat dikerjakan. Semoga menjawab pertanyaan, detikers!
Dengan memahami keputusan resmi dan amalan yang dianjurkan, warga dapat merayakan Tahun Baru Islam dengan tenang, baik melalui cuti nasional maupun kegiatan spiritual pribadi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bulan Muharram: Larangan dan Amalan yang Harus Diikuti
Muharram: Bulan Mulia, Pahala Ganda bagi Semua Muslim
Cek Status PIP Juni 2026: Cara Online dan Pencairan
Puasa 1 Muharram: Keutamaan Penghapusan Dosa Masa Awal Tahunan
Gempa 4,8 M di Manokwari, Papua Barat, Dirasakan MMI II‑III
Mortir Perang Dunia II Ditemukan di Jayapura, Papua, Risiko
Berita Terbaru
Pengumuman Hasil Seleksi SPMB Sumsel 2026/2027: Tanggal 6 Juni
Bulan Muharram: Larangan dan Amalan yang Harus Diikuti
Persela Lamongan Rekrut Statistik Sukses, Siap Liga 2 2026
Indonesia 3-0 Timor Leste, Poin Lengkap Grup A AFF U-19 2026
I Wayan Sutama: Dari Peternak Jadi Pengusaha Bengkel Mobil
Pemerintah Pertimbangkan Angkat KSPI Said Iqbal ke Kabinet
