Nelayan Diseret Buaya Saat Memanah Ikan di Pasangkayu
Gambar atau konten salah?
Seorang pria bernama Musmuliadi (42) menjadi korban serangan buaya saat sedang menyelam untuk memanah ikan di Pantai Pangiang, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat. Peristiwa ini terjadi pada Rabu, 15 Juli 2026, sekitar pukul 00.00 Wita.
Kapolsek Bambalamotu, AKP Yauri Yusuf, menjelaskan bahwa korban adalah seorang nelayan yang sedang beraktivitas di pantai Desa Pangiang, Kecamatan Bambalamotu. Saat kejadian, Musmuliadi bersama tiga orang rekannya tengah menyelam untuk memanah ikan. Tanpa diduga, kaki korban tiba-tiba diterkam oleh seekor buaya dan diseret ke arah tengah laut.
Korban berusaha keras melawan gigitan buaya tersebut. Setelah perjuangan yang cukup panjang, ia akhirnya berhasil melepaskan diri dari terkaman hewan buas itu. Rekan-rekan korban yang melihat kejadian itu langsung memberikan pertolongan. Mereka menarik Musmuliadi ke tepi pantai dan segera membawanya ke puskesmas terdekat.
Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka robek yang cukup serius di kaki kanan dan selangkangan. Di puskesmas, luka-luka itu langsung dijahit dan kakinya dipasang bidai. Setelah mendapatkan penanganan awal, Musmuliadi kemudian dirujuk ke RSUD Ako Pasangkayu untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut.
Yauri Yusuf menambahkan, pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya para nelayan dan warga yang beraktivitas di pesisir pantai maupun muara sungai, agar selalu waspada terhadap kemungkinan munculnya buaya. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang lagi di masa mendatang.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa bahaya serangan buaya masih mengancam di wilayah pesisir Pasangkayu. Meskipun korban berhasil selamat, luka yang dideritanya cukup parah dan membutuhkan perawatan intensif di rumah sakit. Kejadian seperti ini sebenarnya bisa diminimalkan jika masyarakat lebih berhati-hati saat beraktivitas di perairan yang dikenal sebagai habitat buaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Nelayan Diseret Buaya Saat Memanah Ikan di Pasangkayu
Polres Tuban Resmi Naik Status Jadi Polresta
Skrining Jantung Bisa Cegah Risiko Akibat Begadang
2.000 KK di Pulau Pagerungan Kecil Segera Nikmati Listrik PLN
Bupati Klungkung Siap Deportasi Turis Nakal di Nusa Penida
Scaloni Minta Fokus ke Sepakbola
Kemenag Dapat Tambahan Rp5,78 Triliun untuk TPG Guru dan Dosen
S&P Akui Independensi BI, Peringkat Utang Stabil