20,5% Lulusan Baru Menyesali Jurusan Kuliah, Ilmu Politik Paling Tinggi

Surya B. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
20,5% Lulusan Baru Menyesali Jurusan Kuliah, Ilmu Politik Paling Tinggi

Gambar atau konten salah?

Sebuah survei dari ZipRecruiter mengungkap fakta menarik. Sekitar satu dari lima lulusan baru menyesali jurusan yang pernah mereka ambil di bangku kuliah. Angkanya cukup signifikan. Dari total responden, 20,5 persen mengaku menyesali pilihan studi mereka.

Survei ini melibatkan 1.500 lulusan tahun 2025 dan 1.500 mahasiswa yang akan lulus antara Maret hingga Mei 2026. Semua peserta berdomisili di Amerika Serikat. Usia mereka berkisar antara 20 hingga 29 tahun. Pengumpulan data berlangsung dari 30 Januari hingga 16 Maret 2026.

Mayoritas dari mereka yang menyesal, ternyata berharap pernah mengambil jurusan di bidang sains atau kuantitatif. Mereka merasa pilihan studi yang lebih teknis dan terukur akan membuka lebih banyak peluang.

Jurusan Ilmu Politik hingga Bahasa Inggris Paling Disesali

Laporan ZipRecruiter menempatkan jurusan di bidang humaniora sebagai yang paling banyak disesali. Ilmu politik, hubungan internasional, dan kebijakan publik memuncaki daftar. Angka penyesalannya mencapai 46,3 persen. Hampir setengah dari lulusan jurusan ini menyesali pilihan mereka.

Di posisi kedua, ada jurusan komunikasi, studi media, atau hubungan masyarakat. Sebanyak 39,2 persen lulusannya menyesal. Jurusan yang cukup populer seperti peradilan pidana atau penegakan hukum juga masuk daftar. Angka penyesalannya 30,8 persen.

Bidang sains pun tidak luput dari penyesalan. Ilmu fisika dan kimia mencatatkan 34,1 persen lulusan yang menyesal. Sementara itu, ilmu biologi berada di angka 28,4 persen.

Berikut adalah daftar lengkap sepuluh jurusan yang paling disesali oleh lulusan baru menurut survei ZipRecruiter tahun 2026:

  1. Ilmu Politik, Hubungan Internasional, atau Kebijakan Publik - 46,3%
  2. Komunikasi, Studi Media, atau Hubungan Masyarakat - 39,2%
  3. Studi Interdisipliner atau Studi Umum - 35,0%
  4. Ilmu-ilmu Fisika (Fisika, Kimia, Ilmu Bumi) - 34,1%
  5. Peradilan Pidana atau Penegakan Hukum - 30,8%
  6. Sosiologi, Antropologi, atau Pekerjaan Sosial - 30,2%
  7. Kesehatan Masyarakat atau Administrasi Kesehatan - 29,8%
  8. Ilmu Biologi (Biologi, Ilmu Saraf, Genetika) - 28,4%
  9. Bahasa Inggris, Sastra, atau Jurnalistik - 28,3%
  10. Sejarah atau Filsafat - 27,3%

Alasan di Balik Penyesalan

Secara umum, penyesalan ini terkait dengan prospek karier. Banyak lulusan baru yang kesulitan mendapatkan pekerjaan di pasar kerja saat ini. Mereka merasa jurusan yang diambil tidak membuka jalan yang jelas menuju pekerjaan impian.

Soal gaji juga menjadi alasan utama. Banyak lulusan yang harus menerima kenyataan pahit. Gaji yang ditawarkan di bidang mereka ternyata jauh lebih rendah dari ekspektasi. Harapan yang sempat dibangun selama kuliah, kandas oleh realitas.

Meski menghadapi tantangan, survei ini juga mencatat hal positif. Sebanyak 80,3 persen responden masih optimis. Mereka berharap bisa mencapai karier impian dalam lima tahun ke depan. Para lulusan baru ini sedang berusaha menyesuaikan diri dengan dunia kerja. Termasuk beradaptasi dengan kehadiran kecerdasan buatan atau AI.

Survei juga menunjukkan bahwa lulusan baru saat ini tidak pasif. Mereka aktif mencari pengalaman. Mereka memperluas akses dan jaringan. Mereka juga terus meningkatkan keterampilan. Penyesalan tidak membuat mereka berhenti.

Data ini menunjukkan bahwa pilihan jurusan kuliah memang penting. Tapi bukan segalanya. Banyak lulusan yang menyesal, tapi tetap berusaha maju. Mereka belajar dari penyesalan dan terus bergerak ke depan.

surveiziprecruiterlulusan barupenyesalan jurusanhumaniorasains kuantitatifprospek karier

Komentar

Memuat komentar...