Acer Edu Summit 2026 di Jakarta: Fokus AI dan Pendidikan

Arif S. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 95 dibaca
Bisik.id
Acer Edu Summit 2026 di Jakarta: Fokus AI dan Pendidikan

Gambar atau konten salah?

Jakarta, 22‑23 April 2026Acer berhasil menyelenggarakan acara berskala regional, Acer Edu Summit Asia Pacific 2026, di ibu kota. Forum ini menegaskan tekad perusahaan untuk mendorong kemajuan pendidikan di tengah perkembangan kecerdasan buatan (AI).

Acara berjudul “Future‑Ready Learning: AI, Innovation, and Human‑Centered Education” mengundang pendidik, pembuat kebijakan, dan pelaku industri dari 12 negara Asia Pasifik. Delegasi datang dari Australia, Hong Kong, India, Indonesia, Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, Filipina, Sri Lanka, dan Vietnam.

Andrew Hou, Presiden Operasi Pan Asia Pacific di Acer Inc., menegaskan bahwa penyelenggaraan di Jakarta memperkuat posisi Indonesia sebagai pasar penting dalam ekosistem pendidikan digital Acer. Ia berkata, “Acer Edu Summit Asia Pacific mencerminkan komitmen berkelanjutan kami dalam membentuk masa depan pendidikan melalui teknologi. Kami percaya bahwa transformasi yang bermakna terjadi ketika inovasi berangkat dari kebutuhan manusia,” ujar Andrew, dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (24 April 2026).

Selama dua hari, forum menjadi wadah pertukaran gagasan tentang penerapan AI yang efektif dan inklusif di dunia pendidikan. Beberapa sorotan utama meliputi:

  • Inisiatif Learning FAIR: Peneliti MIT Media Lab dan Stuttgart Media University menjelaskan bagaimana Learning Foundry for AI and Robotics (FAIR) memanfaatkan AI untuk menciptakan metode pembelajaran yang lebih personal, adaptif, dan siap menjawab tantangan tata kota di masa depan.
  • AI di Ranah Klinis: Presiden Chang Gung University of Science and Technology, Jun‑Yu Fan, mempresentasikan pergeseran metode dari hafalan konvensional menuju pemanfaatan AI untuk mendukung pemahaman klinis mendalam pada institusi keperawatan.
  • Pondasi Infrastruktur AI: Charles Le dari Altos Computing menyoroti pentingnya membangun fondasi infrastruktur TI yang kuat agar implementasi AI di sekolah maupun kampus dapat berjalan efektif.

Altos Computing turut menampilkan jajaran infrastruktur AI terintegrasi mereka. Solusi kelas enterprise yang diperkenalkan mencakup server AI berkinerja tinggi Altos BrainSphere R680 F7 serta lini workstation AI tangguh (P330 F6 SE, P130 F10, dan GB10 F1). Infrastruktur tersebut didukung oleh platform manajemen sumber daya cerdas dari Altos. Lewat integrasi sistem OpenClaw, Altos kini juga mendukung percepatan adopsi Enterprise Agentic AI agar institusi dapat dengan mudah mengimplementasikan agen AI otonom mandiri.

Dari sisi perangkat pengguna, Acer menampilkan lini laptop Copilot+ PC terbaru yang sudah ditenagai prosesor Intel Core Ultra Series 3. Laptop ini dirancang khusus untuk ruang kelas interaktif, meliputi:

  • Acer TravelMate P4 Spin 14 AI: Dilengkapi engsel fleksibel, layar sentuh, dan dukungan pena stylus untuk menunjang aktivitas belajar yang dinamis.
  • Acer TravelMate P4 14 AI & TravelMate P2 AI: Menawarkan performa pengolahan AI lokal yang andal serta efisiensi daya tahan baterai panjang untuk penggunaan seharian penuh di sekolah.

Melalui rangkaian inisiatif kolaboratif dan inovasi perangkat cerdas ini, Acer berharap dapat terus membantu memformulasikan sistem pendidikan yang lebih inklusif dan siap menghadapi tantangan masa depan. Dengan dukungan teknologi AI yang terintegrasi, para pendidik dan institusi dapat lebih mudah menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan siswa, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan di kawasan Asia Pasifik.

Acer Edu Summit Asia PacificPendidikan digitalKecerdasan buatan (AI)Learning FAIRInfrastruktur AILaptop Copilot+ PCOpenClawEnterprise Agentic AI

Komentar

Memuat komentar...