Acosta Resmi Gabung Ducati, Gesekan dengan Marquez Dianggap Wajar
Gambar atau konten salah?
Pedro Acosta akan bergabung dengan Marc Marquez di tim Ducati pada musim depan. Langkah ini sudah dipastikan setelah Acosta meninggalkan KTM pada akhir MotoGP 2026. Ia menggantikan Francesco Bagnaia yang memilih pindah ke Aprilia.
Direktur Ducati, Mauro Grassilli, tidak menampik kemungkinan terjadinya perselisihan antara kedua pembalap. Menurutnya, gesekan di dalam garasi adalah hal yang wajar. Bahkan, ia menganggap hal itu justru perlu diciptakan.
"Ya, tapi gesekan memang harus diciptakan. Seperti yang selalu dikatakan Gigi (Dall'Igna, manajer tim Ducati), dan saya setuju dengan dia soal ini -- lebih baik memiliki dua pembalap yang kuat di tim, dan berusaha mengatur mereka daripada memiliki dua pembalap sebagai rival kami," ujar Grassilli dalam wawancara dengan kanal YouTube ZamTube.
Acosta, yang dijuluki si Hiu, finis di posisi keempat klasemen akhir musim lalu. Itu baru musim keduanya di kelas premier MotoGP. Banyak yang memprediksi ia akan menjadi bintang masa depan. Ia bertekad menantang Marquez dalam perebutan gelar juara dunia dengan motor yang setara.
Grassilli mengakui potensi gesekan itu ada. Tapi tim asal Borgo Panigale ini yakin bisa mengendalikan situasi jika benar-benar terjadi. "Mungkin akan ada perselisihan karena mereka berdua sama-sama pembalap yang sangat tangguh. Kami kenal betul Marc, tapi Pedro tidak begitu mengenalnya. Mari kita berupaya mengatur hal itu dengan lebih baik. Mereka berdua kan sama-sama rider profesional, benar?" katanya.
Ducati punya pengalaman menangani situasi serupa. "Kami pernah punya masalah ketika Enea (Bastianini) datang, sempat ada kekhawatiran akan adanya perselisihan, tapi pada akhirnya tidak ada. Dengan Marc, ada kekhawatiran perselisihan, tapi nyatanya tidak ada. Jadi hal ini bisa saja terjadi juga. Saya pikir, kami cukup dewasa untuk mengatasinya," tegas Grassilli.
Kombinasi Acosta dan Marquez di Ducati memang menarik perhatian. Keduanya sama-sama agresif dan haus kemenangan. Tapi Ducati percaya pengalaman mereka mengelola dua pembalap top akan cukup untuk menjaga situasi tetap kondusif.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Bezzecchi Target Comeback di Silverstone Usai Operasi Bahu
Conor McGregor Kalah TKO 69 Detik dari Holloway
Dua Petinju Putri Indonesia Melaju ke Final Asian Boxing 2026
Kuis Tebak Rider MotoGP, Hadiah Saldo Rp250 Ribu
PBMI Sertifikasi Wasit-Juri-Pelatih Jelang IMC 2026
8 Negara Bertarung di Kejuaraan Golf Amatir Internasional Jakarta
Berita Terbaru
Acosta Resmi Gabung Ducati, Gesekan dengan Marquez Dianggap Wajar
Prakiraan Cuaca Sumsel: Berawan, Pagar Alam Berkabut
5 Minuman Sehari-hari Orang Berumur Panjang
Spanyol ke Final Piala Dunia 2026 Usai Kalahkan Prancis 2-0
Kelas Personal Branding Erwin Parengkuan, 22 Juli
15 Juli 2026 Tepat 30 Muharram 1448 H