Alor Terima Bantuan Beras 30 Kg per Keluarga

Dedi S. · 3 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Alor Terima Bantuan Beras 30 Kg per Keluarga

Gambar atau konten salah?

Pemerintah secara resmi memulai penyaluran bantuan pangan tahap kedua, berupa beras seberat 10 kilogram untuk setiap penerima setiap bulannya. Program ini berlangsung selama tiga bulan. Kabupaten Alor, Nusa Tenggara Timur, menjadi daerah pertama yang menerima bantuan ini. Bantuan tersebut langsung diberikan untuk tiga bulan sekaligus, yaitu Juli, Agustus, dan September. Total penerima bantuan di Kabupaten Alor mencapai 37.338 orang.

Penyaluran secara simbolis dilakukan oleh Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman bersama Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani di Kabupaten Alor pada Sabtu, 8 Agustus 2025. Amran menyampaikan bahwa penyaluran ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan bantuan pangan menjangkau masyarakat hingga ke tingkat desa. Ia mengatakan bantuan ini akan menyasar lebih dari 33 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia.

"Bantuan dari bapak Presiden Republik Indonesia diperuntukkan untuk 33 juta seluruh Indonesia dan di sini (Alor) yang pertama," ujar Amran. Ia kemudian menceritakan alasan mengapa Alor menjadi prioritas. "Kenapa? Kemarin ada mahasiswa dari Alor. Kami sementara pidato di Undip, Semarang, Jawa Tengah, tiba-tiba berteriak menyuarakan aspirasi rakyat, masyarakat Alor. Jadi kami, langsung dari Jawa Tengah, batalkan semua rapat di Jakarta, rapat pimpinan. Jauh lebih penting saudara kita yang ada di Alor, masyarakat yang jauh dari Kota Jakarta daripada rapat," sambung Amran.

Amran menambahkan, penyaluran bantuan pangan merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga ketahanan pangan sekaligus memberikan perlindungan kepada masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BULOG menjadi kunci agar program bantuan pangan dapat berjalan efektif hingga ke daerah. "Kita ingin memastikan negara hadir bukan hanya melalui kebijakan, tetapi melalui aksi nyata. Bantuan pangan harus sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, tepat sasaran dan tepat waktu. Karena itu, pemerintah bersama BULOG akan terus bekerja memastikan kebutuhan pangan masyarakat di seluruh Indonesia terpenuhi," tegasnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, kehadiran pemerintah bersama BULOG di Alor merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia memiliki akses yang sama terhadap pangan. "Hari ini kami datang langsung ke Alor untuk memastikan bantuan pangan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat. Ini bukan hanya soal menyalurkan beras, tetapi memastikan kehadiran negara dirasakan langsung oleh masyarakat. Bantuan yang disalurkan merupakan alokasi untuk tiga bulan, jadi nanti masing-masing keluarga akan mendapatkan 30 kilogram beras," ujar Rizal.

Menurut Rizal, kondisi geografis Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi tantangan tersendiri dalam distribusi pangan. Karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, BULOG, serta seluruh pemangku kepentingan agar bantuan pangan dapat menjangkau masyarakat hingga wilayah yang memiliki tantangan geografis. "Bagi BULOG, tidak ada wilayah yang terlalu jauh untuk dilayani. Alor adalah bagian dari Indonesia, dan masyarakatnya memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian serta akses pangan. Kami akan terus memastikan pangan hadir sampai ke masyarakat," tegas Rizal.

Bantuan pangan tahap II ini merupakan kelanjutan dari program pemerintah yang bertujuan untuk menjaga daya beli masyarakat dan memastikan ketersediaan pangan di tengah tantangan ekonomi. Dengan penyaluran langsung untuk tiga bulan, pemerintah berharap masyarakat penerima manfaat dapat lebih tenang dalam memenuhi kebutuhan pokok mereka. Kabupaten Alor, yang terletak di wilayah timur Indonesia, menjadi contoh bagaimana pemerintah berupaya menjangkau daerah-daerah yang secara geografis sulit diakses. Langkah ini menunjukkan bahwa perhatian terhadap daerah terpencil menjadi prioritas, terutama setelah adanya aspirasi yang disuarakan oleh mahasiswa asal Alor.

bantuan panganberas 10 kgKabupaten AlorBULOGMenteri Pertanianketahanan panganpenyaluran bantuan

Komentar

Memuat komentar...