Anak Uzbekistan Tangis, Suporter Kolombia Berempati
Gambar atau konten salah?
Video viral muncul ketika Uzbekistan vs Kolombia di Piala Dunia 2026. Pada 18 Juni 2026, pertandingan pertama Grup K berlangsung di Stadion Azteca, Meksiko City. Video menampilkan seorang anak kecil Uzbekistan menangis setelah gawangnya dibobol.
Skor akhir 1-3. Daniel Munoz mencetak gol pada menit ke-40. Abbosbek Fayzullaev menyeimbangkan pada menit ke-60. Namun, dua gol berikutnya datang dari Luis Diaz dan Jaminton Campaz, menambah keunggulan Kolombia.
"This is what football is all about. An Uzbek kid is left in tears after Colombia scores, but the Colombian fans around him immediately step in to comfort him and chant "Uzbekistan!" Pure class. 👏 pic.twitter.com/37TN3vBShn"
Di tengah laga, anak kecil itu terlihat memegang trofi replika Piala Dunia sambil menangis. Seorang suporter Kolombia mengelus kepalanya, sementara suporter lain berteriak "Uzbekistan... Uzbekistan..." sebagai chant.
Video tersebut menyebar dengan cepat di media sosial, memicu komentar dari penggemar di berbagai negara. Beberapa menilai tindakan suporter Kolombia sebagai wujud empati, sementara yang lain menganggapnya tidak relevan dengan hasil pertandingan bagi negaranya.
Meski chant tersebut, anak tetap menangis. Ia tampak menyadari bahwa hiburan itu tidak mengubah hasil pertandingan bagi negaranya.
Video ini menyoroti bagaimana pertandingan dapat memicu emosi di kalangan penonton, bahkan di antara penggemar yang berseberangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Rumor Kematian Jorge Messi Dibatalkan, Keluarga Tegaskan
DANA Rilis Festival Bola Dunia 2026 dengan Hadiah Miliaran
Arshavin Dukung Debut Piala Dunia 2026 Uzbekistan Di Mexico
Ayyoub Bouaddi, Bintang Maroko, Target Real Madrid
Kanada 6-0 atas Qatar, Swiss 4-1 Bosnia di Piala Dunia 2026
Meksiko vs Korea Selatan: Piala Dunia 2026 di Guadalajara
Berita Terbaru
IHSG Turun 0,78% di Tengah Penurunan Sektor Infrastruktur
PBK DANA: Posko Bantuan Offline dan Live Streaming untuk Pengguna
Bayi Baru Lahir di Tengah Gempa Palu, Nama Efker Kini
Rumor Kematian Jorge Messi Dibatalkan, Keluarga Tegaskan
Gubernur Sumsel Dorong APDESI Peningkatkan Pembangunan Desa
Klarifikasi: Gunung Lawu Tidak Ada Indikasi Erupsi Besar