Apple Resmikan Developer Institute di Jakarta, 5 Lokasi

Hendra M. · 3 min baca · 1 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Apple Resmikan Developer Institute di Jakarta, 5 Lokasi

Gambar atau konten salah?

Apple Developer Institute resmi dibuka di Jakarta pada 21 April 2026 oleh Agus Gumiwang Kartasasmita, Menteri Perindustrian. Lima lokasi kini sudah siap: Jakarta, Tangerang Selatan, Batam, Surabaya, dan Bali. Peluncuran ini menandai langkah konkret Apple dalam memperkuat ekosistem pengembang di Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri menegaskan bahwa acara ini merupakan bagian dari komitmen bersama antara pemerintah dan Apple. Ia menambahkan bahwa Apple telah menunjukkan keseriusan melalui pelaksanaan bertahap dari isi Memorandum of Understanding (MoU) yang telah disepakati.

“Di dalam MoU tersebut, salah satu poinnya menyebutkan adanya pengembangan Apple Academy, Apple Institute, kegiatan riset dan pengembangan (R&D), serta berbagai inisiatif lainnya. Dalam hal ini, pemerintah memberikan apresiasi kepada Apple yang terus menunjukkan komitmennya serta membuka peluang kerja sama yang dapat dipercaya,” ujarnya saat meresmikan Apple Developer Institute di Gedung Authograph Tower, Jakarta Pusat, Selasa (21/4/2026).

Setelah upacara, Menteri Menperin meninjau langsung area institusi. Ia berinteraksi dengan para developer yang sedang mengerjakan proyek, seperti DariData, TypeCaster, dan Leastric. Ternyata, mereka sudah menyiapkan solusi yang akan segera diuji di lapangan.

Apple Developer Institute dirancang untuk mendukung developer, pelajar, dan wirausahawan dalam mengembangkan karier di industri teknologi yang terus tumbuh. Program ini melengkapi Apple Developer Academy yang sudah beroperasi di tanah air, dan menjadi bagian dari strategi jangka panjang Apple untuk mendorong ekonomi aplikasi berbasis iOS di Indonesia.

“Para developer di Indonesia memecahkan masalah nyata dengan bakat serta kreativitas mereka yang luar biasa,” ujar Susan Prescott, Vice President of Worldwide Developer Relations Apple. Ia menambahkan, “Apple ingin mendukung talenta lokal naik ke level berikutnya melalui program yang lebih spesifik dan berbasis kebutuhan industri.”

Program di lima kota menargetkan hampir 200 peserta. Fokusnya meliputi kecerdasan buatan (AI), machine learning, developer operations (DevOps), pengembangan game, dan kewirausahaan digital. Setiap kota memiliki mitra strategis yang berbeda.

Di Surabaya, program AI dan machine learning dijalankan bersama Universitas Ciputra dengan durasi dua tahun. Peserta tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengembangkan solusi nyata untuk industri lokal.

Di Tangerang Selatan, program DevOps dikembangkan bersama Sinarmas Group melalui S-Quantum Engine. Peserta akan menangani tantangan nyata seperti pengelolaan cloud dan sistem berbasis kontainer dalam skala besar.

Untuk bidang game, Apple bekerja sama dengan Infinite Learning di Batam. Peserta akan mengembangkan game dari tahap awal hingga siap dipasarkan, termasuk strategi distribusi dan publikasi ke industri.

Program kewirausahaan di Jakarta digarap bersama RoketDigital. Fokusnya membantu peserta membangun startup dari prototipe hingga siap berkembang. Selain itu, Apple juga menghadirkan Apple Developer Institute for Professionals di Jakarta yang bekerja sama dengan BINUS University. Institusi ini difokuskan sebagai pusat komunitas bagi developer profesional di Indonesia.

Di sana, developer dapat mengikuti pertemuan rutin, mengakses co-working space, dan mengikuti berbagai kursus dari mitra industri lokal maupun global. Apple berharap fasilitas ini dapat mempercepat kolaborasi dan inovasi di kalangan developer Tanah Air.

Dengan hadirnya lima Apple Developer Academy dan lima Apple Developer Institute, Apple membangun ekosistem yang menyeluruh – mulai dari pemula hingga profesional. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen perusahaan dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.

Peristiwa ini menandai pergeseran penting dalam industri teknologi Indonesia. Apple tidak hanya menyediakan platform, tetapi juga menciptakan ruang bagi talenta lokal untuk berkembang. Kolaborasi dengan universitas dan perusahaan lokal menambah nilai tambah bagi para peserta. Dengan dukungan pemerintah dan mitra industri, ekosistem pengembang di Indonesia kini memiliki fondasi yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan global.

Apple Developer InstituteEkosistem PengembangKolaborasi PemerintahAI & Machine LearningDevOpsPengembangan GameKewirausahaan Digital

Komentar

Memuat komentar...