Apple Rilis Beta iOS 26.5: Iklan di Maps dan RCS Aman

Wulan M. · 3 min baca · 2 bulan lalu · 56 dibaca
Bisik.id
Apple Rilis Beta iOS 26.5: Iklan di Maps dan RCS Aman

Gambar atau konten salah?

Apple baru saja mengumumkan beta pertama iOS 26.5 bagi para pengembang. Rilis ini datang satu minggu setelah iOS 26.4 dipublikasikan ke publik. Selain iOS, Apple juga menyediakan beta pertama untuk iPadOS 26.5, tvOS 26.5, watchOS 26.5, visionOS 26.5, dan HomePod 26.5.

Berikut fitur utama yang hadir di beta iOS 26.5:

  • Iklan di Apple Maps – Maps kini menampilkan Suggested Places yang menyarankan lokasi berdasarkan tempat trending di sekitar dan riwayat pencarian pengguna. Apple menyiapkan dasar untuk penayangan iklan di Maps. Bisnis dapat membeli slot iklan yang akan muncul di hasil pencarian dan Suggested Places, dengan label Ad yang jelas. Iklan ini diperkirakan mulai tayang musim panas 2026, dan akan mempertimbangkan lokasi perkiraan, kata kunci pencarian, atau tampilan peta pengguna.
  • RCS dengan End-to-End Encryption (E2EE) – Fitur ini kembali diaktifkan untuk pesan RCS antara iPhone dan perangkat Android. Pengguna dapat mengaktifkan atau menonaktifkan melalui Settings > Messages (default: aktif). Dengan E2EE, percakapan RCS menjadi lebih aman dan tidak dapat dibaca pihak ketiga.
  • Fitur Wearable Pihak Ketiga di Uni Eropa – Apple sedang mengerjakan interoperabilitas di wilayah UE untuk mematuhi Digital Markets Act. Tiga fitur utama di beta sebelumnya, namun fitur berbagi Live Activity baru di iOS 26.5:
    • Live Activities – Dapat disinkronkan ke perangkat wearable pihak ketiga, mirip dengan notifikasi lainnya. Fitur ini tampaknya pertama kali hadir di iOS 26.5. Notifikasi hanya dapat diteruskan ke satu perangkat sekaligus; jika diaktifkan untuk aksesori pihak ketiga, notifikasi ke Apple Watch akan dimatikan.
    • Proximity Pairing – Aksesori pihak ketiga (misalnya earbuds) dapat dipasangkan dengan cara mendekatkan ke iPhone/iPad, mirip AirPods. Prosesnya lebih simpel dan tanpa banyak langkah.
  • Perubahan Kecil Lainnya – Beberapa penyesuaian kecil:
    • Magic Accessories – Saat menghubungkan aksesori seperti Magic Keyboard via USB‑C, iPhone otomatis membuat koneksi Bluetooth.
    • iPhone to Android Transfer – Pengaturan baru untuk memilih lampiran pesan yang ditransfer saat pindah ke Android (opsi: All, 1 tahun, atau 30 hari).
    • Apple Books – Penyebutan awards baru, kemungkinan untuk ringkasan akhir tahun.
    • Keyboard – Penambahan layout keyboard Inuktitut.
  • Apple Intelligence di China – Beta iOS 26.5 sekaligus menjadi momen penting karena Apple Intelligence tampaknya mulai tersedia untuk pengguna di China. Sejumlah pengguna iPhone di China mengonfirmasi ketersediaan fitur AI tersebut.
  • Perbaikan Bug, Keamanan, dan Performa – Beta ini membawa patch keamanan untuk Kernel dan WebKit, perbaikan crash aplikasi, masalah Bluetooth, Wi‑Fi, serta optimisasi background task untuk mengurangi drain baterai. Performa secara keseluruhan dilaporkan lebih stabil oleh sebagian tester.

Berapa lama lagi iOS 26.5 akan tersedia untuk publik? Secara historis, pembaruan iOS versi x.5 selalu dirilis ke publik pada bulan Mei. Dengan demikian, iOS 26.5 kemungkinan besar akan menjadi rilis terakhir dengan fitur-fitur baru yang signifikan sebelum iOS 27 diperkenalkan di WWDC pada Juni mendatang.

Pengembang terdaftar dapat mengunduh beta iOS 26.5 melalui menu Pengaturan → Umum → Pembaruan Perangkat Lunak. Apple menyarankan agar pengguna tidak memasang versi beta di perangkat utama karena potensi bug dan risiko kehilangan data.

Secara keseluruhan, beta iOS 26.5 membawa beberapa inovasi yang cukup menarik, terutama integrasi iklan di Apple Maps dan dukungan end-to-end encryption untuk RCS. Fitur wearable pihak ketiga di UE menandai langkah penting Apple dalam mematuhi regulasi digital. Perbaikan keamanan dan performa menunjukkan komitmen Apple untuk menjaga kestabilan sistem. Dengan rilis publik diperkirakan pada Mei, pengguna dapat menantikan pembaruan ini sebelum iOS 27 hadir di WWDC.

iOS 26.5Apple Maps iklanRCS E2EEWearable UELive ActivitiesProximity PairingApple Intelligence China

Komentar

Memuat komentar...