Arief Ditemukan di Leuw. Malang, Hilang Gunung Puntang

Rini S. · 2 min baca · 24 hari lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Arief Ditemukan di Leuw. Malang, Hilang Gunung Puntang

Gambar atau konten salah?

Arief Wibisono, mahasiswa Program Magister Teknik Lingkungan ITB, berusia 25 tahun, dilaporkan hilang kontak saat mendaki Gunung Puntang. Pada 10 Mei 2026, kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengumumkan bahwa tim SAR segera dikirim setelah menerima laporan tentang pendaki tersesat di jalur Pasir Kuda, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari.

Menurut Ade, rombongan tersebut terdiri dari tiga pendaki. Mereka memulai pendakian sekitar pukul 07.45 WIB menuju Puncak Mega dan tiba di puncak pada pukul 12.00 WIB. Setelah beristirahat satu jam, rombongan memutuskan turun menuju basecamp. Saat turun, Arief berjalan lebih dahulu dan meninggalkan dua rekannya. Ketika kedua pendaki tiba di basecamp sekitar pukul 16.00 WIB, Arief belum kembali.

Tim SAR, bersama unsur Brimob dan Tim Ranger Pasir Kuda, melakukan pencarian di area basecamp. Pencarian mandiri bersama ranger berlangsung pada hari Sabtu hingga pukul 22.00 WIB, namun Arief tidak ditemukan. Setelah laporan tersebut, Kantor SAR Bandung langsung mengirim satu tim rescue ke lokasi untuk asesmen dan pencarian bersama unsur SAR gabungan. Operasi ini dilengkapi peralatan mountaineering, alat komunikasi, perlengkapan medis, dan kendaraan rescue.

Selama pencarian, seorang relawan yang melakukan pencarian menulis di media sosial: “Alhamdullilah terimakasih team SAR gabungan korban hilang di Gunung puntang sudah di ketemukan dgn selamatketemukan selamat,” tulis pemilik akun Instagram @darmanto_wanadri_96 pada 11 Mei 2026.

Humas ITB, Lala Arief, menanggapi laporan tersebut: “Alhamdulilah, Arif sudah ditemukan dengan selamat. Ditemukan di Leuweung Malang, ditemukan oleh warga,” katanya. Lala menegaskan bahwa mahasiswa tersebut kini berada di tempat yang lebih aman.

Kapolsek Pameungpeuk Kompol, Asep Dedi, juga mengonfirmasi penemuan Arief. Ia mengatakan: “Alhamdulillah sudah ketemu dalam kondisi sehat (selamat),” ujar Asep. Menurutnya, mahasiswa ITB tersebut keluar jalur pendakian awal dari Basecamp Pasir Kuda. Ia kemudian ditemukan oleh warga dan petugas gabungan. Asep menambahkan: “Iya, keluar jalur awal masuk. Jaraknya dari Basecamp Pasir Kuda ke tempat penemuan sekitar 8 kilometer,” katanya. Setelah itu, Arief dibawa ke tempat aman dan diberikan pertolongan pertama.

Operasi pencarian ini menunjukkan kerja sama antara SAR, Brimob, dan ranger setempat. Penemuan Arief di Leuweung Malang menandai akhir dari pencarian yang berlangsung beberapa jam. Sekarang, mahasiswa tersebut sedang dievakuasi ke lokasi yang lebih aman untuk pemulihan lebih lanjut.

Keberhasilan pencarian ini menegaskan pentingnya koordinasi cepat antara pihak SAR dan lembaga penegak hukum serta peran relawan dalam situasi darurat. Kegiatan ini juga menyoroti risiko pendakian di jalur yang tidak terjamah, sekaligus menunjukkan kesiapan tim SAR dalam menanggapi insiden di daerah pegunungan.

Arief WibisonoSAR BandungGunung PuntangBasecamp Pasir KudaLeuweung MalangBrimobRelawan

Komentar

Memuat komentar...