Bandara Husein Sastranegara Resmi Jadi Bandara Internasional
Gambar atau konten salah?
Bandara Husein Sastranegara di Kota Bandung bersiap kembali beroperasi. Statusnya akan dinaikkan menjadi bandara internasional. Pemerintah Kota Bandung sudah menyiapkan infrastruktur, rekayasa lalu lintas, dan akses pendukung. Semua ini dilakukan menjelang reaktivasi bandara dan pembukaan dua rute penerbangan baru yang dijadwalkan mulai Agustus. Hal ini disampaikan pada 14 Juli 2026.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan hal tersebut saat ditemui wartawan di Hotel Aryaduta, Kota Bandung. Nama bandara internasional itu, kata Farhan, sudah mendapat persetujuan dari PT Angkasa Pura. "Resminya sekarang menjadi Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung, belakangnya pakai Bandung. Itu nama resmi dari Angkasa Pura, dari Injourney," ujarnya pada Kamis, 16 Juli 2026.
Saat ini, Pemkot Bandung masih menunggu kepastian jadwal penerbangan di Bandara Husein. Rencananya, akan ada 11 hingga 12 penerbangan domestik. Selain itu, ada dua rute penerbangan internasional yang akan dibuka, yaitu ke Malaysia dan Singapura.
Farhan menegaskan bahwa seluruh pekerjaan sipil untuk mendukung operasional bandara sudah rampung. Pelapisan ulang jalan, penataan akses masuk dan keluar bandara, serta area pick up dan drop off telah siap digunakan. "Semua pekerjaan sipil sudah dirapikan, termasuk akses menuju bandara dan area penjemputan maupun pengantaran penumpang," kata Farhan.
Pengelolaan area parkir dan transportasi resmi di kawasan bandara akan diatur oleh Lanud Husein Sastranegara bersama mitra pengelola. Sementara itu, Lion Group sedang menyiapkan rute penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara (BDO) ke delapan kota di Indonesia. Kedelapan kota tersebut adalah Medan, Padang, Pekanbaru, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Bali.
Corporate Communications Strategic Lion Group Danang Mandala Prihantoro memaparkan bahwa maskapainya saat ini sedang mempersiapkan dua rute penerbangan tambahan. Rute tersebut adalah ke Bandara Raden Inten II Lampung dan Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang. Kedua rute itu akan diluncurkan pada 6-7 Agustus 2026. "Langkah ini kami bermaksud untuk memudahkan perjalanan dari empat kategori. Yang pertama untuk kepentingan para wisatawan dari dan ke Jawa Barat serta Sumatera bagian Selatan," katanya.
Bandara Husein Sastranegara sebelumnya sempat tidak beroperasi untuk penerbangan komersial. Kini, dengan status internasional dan sejumlah rute baru, bandara ini diharapkan kembali melayani penumpang. Pembukaan rute internasional ke Malaysia dan Singapura menjadi salah satu daya tarik utama, selain konektivitas domestik yang diperluas oleh Lion Group.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Promo Akhir Juli: Tiket Trans Studio Cibubur Mulai Rp398 Ribu
Piala Dunia 2026 Gagal Tarik Lonjakan Wisatawan
'Timuran di Bekasi' Hadirkan Musik Santai dan Games Seru
Nemuru Ciawi Siapkan Paket Liburan Sekolah Anak
13 Terluka dalam Lari Banteng San Fermin
Embarkasi Tanpa Asrama Haji Pertama di Yogya
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
