Arkeolog Temukan Struktur Saite di Tell el‑Fara'in, Mesir

Teguh A. · 2 min baca · 2 bulan lalu · 88 dibaca
Bisik.id
Arkeolog Temukan Struktur Saite di Tell el‑Fara'in, Mesir

Gambar atau konten salah?

Arkeolog menemukan struktur besar yang terselubung di tanah di Mesir utara. Penemuan ini berawal dari citra radar satelit Sentinel‑1 yang menunjukkan anomali di permukaan tanah.

Lokasi terletak di kawasan Buto, tepatnya di situs Tell el‑Fara'in, yang dikenal sebagai “Bukit Para Firaun”. Struktur tersebut berada pada kedalaman sekitar tiga hingga enam meter di bawah permukaan. Tim yang dipimpin oleh Mohamed Abouarab mengidentifikasi adanya bangunan tersembunyi melalui analisis citra tersebut.

Menurut laporan yang dikutip dari Click Petroléo e Gas pada Sabtu, 11 April 2026, “Pemindaian tanah mengungkap struktur seluas 500 meter persegi yang terkubur di Buto, Mesir, dengan indikasi ritual dan kemungkinan fungsi keagamaan kuno,” menandai temuan utama. Untuk memverifikasi, para ilmuwan memakai teknik Electrical Resistivity Tomography (ERT), mengukur resistansi tanah dengan mengalirkan arus listrik.

Hasil ERT menunjukkan struktur berbahan bata lumpur berukuran sekitar 25 x 20 meter, setara 500 meter persegi. Bangunan ini tertutup lapisan puing dan keramik yang menumpuk selama berabad-abad. Penggalian lanjutan mengungkap bahwa bangunan tersebut berasal dari periode Saite, sekitar 2.600 tahun lalu, masa dinasti terakhir penguasa asli Mesir sebelum penaklukan Persia.

Di dalam struktur ditemukan berbagai artefak penting: jimat, patung, dan simbol dewa‑dewi Mesir kuno seperti Isis, Horus, dan Wadjet. Penemuan altar di dalamnya memperkuat dugaan bahwa tempat ini berfungsi keagamaan.

Para peneliti juga menyatakan kemungkinan masih ada struktur lain yang lebih besar tersembunyi di bawah lapisan tanah liat tebal di kawasan tersebut. Penelitian lanjutan direncanakan untuk menggali lebih dalam.

Delta Nil memiliki kondisi tanah kompleks dan sulit digali. Pendekatan berbasis satelit menjadi kunci untuk mengungkap jejak peradaban kuno yang terkubur ribuan tahun. Temuan ini menambah pemahaman tentang praktik keagamaan dan arsitektur di era Saite.

Secara keseluruhan, penemuan ini menunjukkan bagaimana teknologi modern dapat membuka kembali rahasia masa lalu Mesir, sekaligus menandai potensi penemuan lebih banyak struktur kuno di wilayah tersebut.

Arkeologi MesirTeknologi SatelitStruktur TersembunyiPeriode SaiteElectrical Resistivity TomographyArti Keagamaan Mesir

Komentar

Memuat komentar...