Artemis III: NASA, SpaceX, ESA Persiapkan Pendaratan
Gambar atau konten salah?
Artemis III akan menjadi misi pertama manusia ke Bulan sejak Apollo 17 pada 01 Desember 1972. NASA mengumumkan rencana ini pada 01 Juni 2026 dan menargetkan pendaratan pada 01 Januari 2027. Sejak misi terakhir, NASA lebih menekankan keselamatan astronot daripada kecepatan peluncuran. Namun, kendala utama adalah kurangnya kendaraan yang dapat membawa manusia ke Bulan.
Menurut IFLScience pada 11 Juni 2026, Orion membawa awak Artemis II mengelilingi Bulan, tetapi tidak dirancang untuk mendarat. Rencana sekarang melibatkan kendaraan terpisah yang dikembangkan oleh SpaceX, perusahaan milik Elon Musk. Orion akan berlabuh di orbit yang menempatkannya dekat Bulan setiap enam setengah hari, sambil menunggu Starship Human Landing System (HLS) SpaceX.
“Orion akan berlabuh dengan Sistem Pendaratan Manusia (HLS) Starship milik SpaceX yang akan menunggu pesawat ruang angkasa di orbit yang membawanya relatif dekat ke Bulan setiap enam setengah hari,” jelas Badan Antariksa Eropa (ESA). ESA juga akan menyediakan Modul Layanan untuk mendukung Orion, menegaskan peran berkelanjutan Eropa dalam program Artemis.
ESA menamai orbit baru ini Orbit Halo Hampir Lurus (Near Rectilinear Halo Orbit), yang membawa wahana antariksa mendekat ke permukaan Bulan, lalu meluncur keluar dalam elips memanjang. “Orbit bulan baru ini disebut Orbit Halo Hampir Lurus (Near Rectilinear Halo Orbit) yang membawa wahana antariksa mendekat ke permukaan Bulan dan kemudian terbang dalam elips memanjang menjauh dari Bulan,” sambung ESA.
Meski rencana menarik, NASA mengakui penundaan pengembangan sekitar dua tahun pada 01 Maret 2026. Salah satu tantangan adalah kebutuhan untuk mengisi bahan bakar di luar angkasa menggunakan sekitar 11 kapal pengisian. Operasi ini belum pernah dilakukan dalam skala tersebut sebelumnya. Selain itu, NASA khawatir teknologi transfer propelan kriogenik belum cukup matang menjelang pendaratan pada 01 Januari 2028.
Namun, Artemis III tetap menjadi langkah penting. Administrator NASA Jared Isaacman menyatakan, “Bayangkan berapa banyak pesawat ruang angkasa, yang semuanya pada akhirnya akan membawa manusia, akan berada di orbit pada waktu yang bersamaan, dari Dragon, Shenzhou, Soyuz, mungkin Starliner, Starship, dan wahana pendarat Blue Origin.”
Ia melanjutkan, “Ini tampak seperti awal dari masa depan yang kita bayangkan saat masih kecil. Ini tampak seperti awal mula Starfleet pertama Bumi bagi saya.”
Dengan kombinasi teknologi SpaceX, dukungan ESA, dan komitmen NASA, misi Artemis III menandai fase baru eksplorasi luar angkasa. Meskipun masih ada tantangan teknis, kolaborasi internasional dan inovasi kendaraan ruang angkasa menunjukkan bahwa pendaratan manusia ke Bulan kembali menjadi tujuan yang realistis.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Internasional Kertajati Loncat 712%, Domestic Turun 75%
Trans Luxury Hotel Surabaya Harga Promo Rp 999.000
Real Madrid Daftarkan Mourinho Sebagai Pelatih Utama
Ramalan Zodiak 12 Juni: Tips Keuangan Setiap Tanda
Korupsi Pemerintah dan Depresi: Peran Status Sosial di China
BMKG: Hujan Ringan di Lampung Barat dan Pesisir pada 12 Juni
Meksiko Menang 2-0 di Estadio Azteca, Quinones Gol Pembuka
Konversi Tanggal Hijriah Juni 2026: 12 Juni Masehi ke 26 Dzulhijjah
