Aspal Gubernur di Tulungagung Belum Dipakai, Terlambat

Bima J. · 1 min baca · 1 hari lalu · 7 dibaca
Bisik.id
Aspal Gubernur di Tulungagung Belum Dipakai, Terlambat

Gambar atau konten salah?

Tulungagung, 10 Juni 2026 – Pemerintah daerah Tulungagung masih belum memanfaatkan 250 drum aspal yang disumbangkan oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Aspal ini telah lama menumpuk di fasilitas UPT Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.

Menurut Kepala Dinas PUPR Tulungagung, Erwin Novianto, keterlambatan penggunaan aspal tersebut disebabkan oleh kurangnya material pendukung. Ia menjelaskan, “Kalau yang di PU itu nanti nunggu material pendampingnya. Yang dibantu dari provinsi hanya aspal saja. Padahal material yang dibutuhkan nanti perlu pasir, koral, tenaga juga,”

Erwin menegaskan bahwa dana aspal senilai Rp 450 juta akan dipakai hanya untuk memperbaiki jalan yang sudah rusak dan membahayakan pengguna. “Pasokan aspal cair itu tidak digunakan untuk pembangunan peningkatan jalan,” ujarnya. Ia menambahkan, “Nanti kalau sudah ada anggaran pendampingnya akan kami manfaatkan untuk perbaikan jalan.”

Selain itu, PUPR Tulungagung akan berkoordinasi dengan pemerintah desa yang berminat memanfaatkan aspal. Erwin menjelaskan prosedur: “Kalau di desa nanti juga harus ada proposal kepala Bupati, kemudian harus ada kesanggupan dari desa bisa untuk melaporkan secara administratif. Jadi nanti untuk apa, lokasi mana, bisa dipertanggungjawabkan secara administratif.”

Ia menegaskan bahwa meski berupa hibah, penggunaan aspal harus tetap dapat dipertanggungjawabkan. “Jadi bukan kita menyampaikan ke desa tanpa tanggung jawab,” tegasnya.

Secara keseluruhan, perbaikan jalan di Tulungagung masih menunggu ketersediaan material pendukung dan anggaran tambahan agar aspal yang sudah disumbangkan dapat dimanfaatkan secara optimal.

TulungagungaspalKhofifah Indar ParawansaPUPRmaterial pendukungperbaikan jalandana Rp 450 jutadesa

Komentar

Memuat komentar...