Astra Binaan UMKM Raup Rp 104,9 Miliar di TEI 2026
Gambar atau konten salah?
Partisipasi PT Astra International Tbk (Astra) bersama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaannya di ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 membuahkan hasil yang menggembirakan. Pameran yang digelar pada 14 Oktober 2026 hingga 18 Oktober 2026 di ICE BSD, Tangerang, berhasil mencatat potensi transaksi senilai Rp 104,9 miliar.
Angka yang cukup besar ini sebagian besar berasal dari potensi transaksi ekspor, yakni mencapai Rp 103,14 miliar. Sementara itu, kerja sama dengan berbagai jaringan ritel di dalam negeri menyumbang sekitar Rp 1,76 miliar.
Potensi transaksi tersebut tertuang dalam 12 nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dan 19 Letter of Intent (LoI). Produk-produk yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari komoditas pertanian, kopi, teh, kakao, hasil perikanan, hingga olahan pangan dan minuman.
Executive in Charge Astra, Boy Gemino Kalauserang, mengatakan capaian ini adalah bukti nyata dari kerja sama banyak pihak. Tujuannya jelas: memperluas jangkauan produk UMKM lokal ke pasar global.
"Astra berharap pencapaian ini dapat menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM untuk terus mengembangkan potensi dan produk unggulannya agar semakin berdaya saing, mampu menjangkau pasar yang lebih luas, serta menciptakan nilai tambah yang bermanfaat bagi bangsa," ujar Boy dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 19 Oktober 2026.
Selama TEI 2026 berlangsung, beberapa kesepakatan ekspor yang membanggakan berhasil diraih. Misalnya, komoditas kakao dari Sikka yang akan dikirim ke pasar Australia. Ada juga teri nasi atau anchovy dari Jepara yang akan menembus pasar Jepang.
Komoditas pinang dari Jambi juga mencatatkan kesepakatan untuk pasar India. Kemudian, green bean kopi dari Cikoneng untuk pasar Inggris, ekstrak bunga telang untuk pasar Korea, serta herbs and spices dari Banyuwangi untuk pasar Pakistan.
Tidak hanya fokus ke pasar global, kesepakatan bisnis juga menyasar pasar dalam negeri melalui kerja sama dengan jaringan ritel. Beberapa produk yang akan didistribusikan antara lain gula aren mini cube dan minuman rempah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Capaian ini merupakan bagian dari program kontribusi sosial Astra melalui program Desa Sejahtera Astra Export Champion. Program yang dijalankan bersama Kementerian Perdagangan RI dan Kadin Indonesia ini mencakup berbagai kegiatan, seperti pelatihan ekspor, kurasi produk, matrikulasi, hingga business pitching dan business matching.
Keberhasilan ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara perusahaan besar dan UMKM bisa membuka peluang ekspor yang signifikan. Dengan pendampingan yang tepat, produk-produk lokal dari berbagai daerah di Indonesia mampu bersaing di pasar internasional, sekaligus memperkuat perekonomian nasional.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
IHSG Sentuh Level Terendah 10 Tahun, OJK: Mulai Rebound
IHSG Anjlok ke Bawah 5.000, Airlangga Bilang Itu Biasa
BEI Keluarkan 18% Bobot Saham dari IHSG
Danantara Yakin IHSG Pulih, Incar Beli Saham BUMN di Tengah Anjlok
BEI Wajibkan Status Afiliasi di Daftar Pemegang Saham 1%
BEI Bicara dengan MSCI, Hasilnya Dirahasiakan
