Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Rudi H. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Australia Tersingkir dari Piala Dunia 2026

Gambar atau konten salah?

Timnas Australia harus mengakui keunggulan Mesir dalam adu penalti di babak 32 besar Piala Dunia 2026. Kekalahan ini membuat langkah Socceroos terhenti di turnamen paling bergengsi sepak bola dunia.

Dari empat pertandingan yang dimainkan di Piala Dunia 2026, Australia hanya meraih satu kemenangan. Hasil itu didapat saat mengalahkan Turki dengan skor 2-0. Sisa laga lainnya berakhir kurang memuaskan: imbang tanpa gol melawan Paraguay, kalah 2-0 dari Amerika Serikat, dan akhirnya tersingkir oleh Mesir.

Kepergian Australia juga menandai habisnya wakil Konfederasi Sepakbola Asia (AFC) di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Jepang sudah lebih dulu angkat koper setelah dikalahkan Brasil di babak yang sama.

Nestory Irankunda, pemain muda Australia, mengaku kekalahan dari Mesir melalui adu penalti sangat menyakitkan. Namun, ia dan rekan setimnya tidak ingin larut dalam kekecewaan. Target mereka kini beralih ke turnamen berikutnya: Piala Asia 2027.

"Tentu saja, Piala Asia sudah di depan mata. Kami akan terus bekerja. Itulah yang telah kami lakukan untuk menampilkan performa yang telah kami tunjukkan di turnamen ini, turnamen terbesar," kata Irankunda, dikutip dari ESPN.

"Kami hanya perlu tetap bersatu, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang. Tetap bersatu, bekerja keras, dan berjuang untuk Piala Asia," ujarnya.

Piala Asia 2027 akan digelar mulai 7 Januari 2027 di Arab Saudi. Australia tergabung di Grup D bersama Tajikistan, Irak, dan Singapura. Sementara itu, Timnas Indonesia juga akan ambil bagian di turnamen yang sama. Garuda berada di Grup F bersama Jepang, Qatar, dan Thailand.

Dengan hanya sekali menang dari empat laga Piala Dunia, Australia jelas punya pekerjaan rumah besar sebelum Piala Asia dimulai. Konsistensi menjadi kata kunci jika mereka ingin melangkah lebih jauh di turnamen antarnegara Asia tersebut.

Timnas AustraliaPiala Dunia 2026Adu PenaltiMesirPiala Asia 2027Nestory IrankundaKekalahan

Komentar

Memuat komentar...