Bank Sumut 65 Tahun, Fokus Digital dan Layanan Perumahan
Gambar atau konten salah?
PT Bank Sumut genap berusia 65 tahun. Di usia yang tidak muda lagi, bank milik pemerintah daerah Sumatera Utara ini terus mendorong perubahan di berbagai lini bisnis dan pelayanan. Mulai dari layanan kredit rumah, perluasan transaksi digital, hingga menyiapkan fitur perbankan digital baru.
HUT ke-65 kali ini mengusung tema "Selalu Ada Ruang untuk Tumbuh Bersama". Lewat tema itu, Bank Sumut ingin memperbaiki kualitas layanan dan memperkuat perannya dalam menopang ekonomi masyarakat Sumatera Utara.
Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, mengatakan perjalanan panjang hingga 65 tahun tidak lepas dari kerja keras seluruh karyawan. Mereka, kata Heru, berhasil menjaga kepercayaan masyarakat. Menurutnya, kepercayaan adalah modal paling penting di industri perbankan. Karena itu, integritas, profesionalisme, dan kualitas pelayanan harus terus dijaga dan ditingkatkan.
"Kita ingin Bank Sumut tumbuh bukan hanya lebih besar, tetapi juga lebih sehat. Bukan hanya lebih modern, tetapi juga semakin dekat dengan masyarakat. Dan bukan hanya semakin kuat secara bisnis, tetapi juga semakin besar manfaatnya," ujar Heru dalam pernyataan tertulis, Jumat, 06 November 2026.
Perkuat Layanan dan Percepat Digitalisasi
Salah satu langkah nyata adalah mengubah Kantor Cabang Pembantu S. Parman menjadi Sentra Perumahan. Peresmian awal atau soft launching dilakukan pada Rabu, 04 November 2026. Sentra Perumahan ini dirancang khusus untuk memperkuat layanan pembiayaan rumah. Harapannya, masyarakat lebih mudah mengakses kredit kepemilikan rumah.
Di sisi lain, Bank Sumut juga gencar menambah jumlah merchant yang menggunakan QRIS dan Sumut Link. Ini bagian dari upaya memperluas transaksi digital. Masyarakat diharapkan semakin terbiasa dan dimudahkan dalam melakukan aktivitas keuangan secara non-tunai.
Bank Sumut juga tengah menyiapkan fitur Customer Onboarding. Fitur ini nantinya akan memudahkan masyarakat membuka akses layanan perbankan secara digital. Namun, peluncurannya masih menunggu seluruh proses perizinan dan persyaratan lainnya rampung.
Semua pengembangan ini menunjukkan komitmen Bank Sumut untuk terus berubah mengikuti dinamika industri perbankan. Transformasi digital yang dijalankan diharapkan benar-benar memberi kemudahan dan manfaat nyata bagi nasabah.
HUT ke-65 Diisi Kegiatan Sosial
Perayaan ulang tahun ke-65 tidak hanya soal bisnis. Bank Sumut juga menggelar berbagai kegiatan sosial dan olahraga. Rangkaian acara diawali dengan upacara yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada pegawai berdasarkan masa kerja mereka.
Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi pegawai selama bergabung dengan Bank Sumut.
Bank Sumut juga bekerja sama dengan KONI Sumatera Utara untuk menggelar kegiatan olahraga. Selain itu, ada donor darah, pengajian, dan pemberian santunan.
Perayaan HUT ini tidak hanya melibatkan pegawai. Nasabah di seluruh unit kantor Bank Sumut juga diajak serta. Ini menjadi cara perusahaan berterima kasih kepada nasabah yang sudah memberikan kepercayaan selama ini.
Memasuki usia 65 tahun, Bank Sumut bertekad memperkuat fundamental bisnis, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan terus mengembangkan layanan digital.
Heru mengatakan tema "Selalu Ada Ruang untuk Tumbuh Bersama" mengandung semangat agar seluruh insan perusahaan terus belajar, beradaptasi, dan memberikan kontribusi terbaik.
"Dengan semangat berubah, bertumbuh, dan berprestasi, Bank Sumut berkomitmen untuk terus beradaptasi menghadapi dinamika industri perbankan serta memberikan manfaat bagi masyarakat Sumatera Utara," pungkasnya.
Di usianya yang ke-65, Bank Sumut tidak hanya fokus pada ekspansi bisnis. Mereka juga berusaha memperbaiki layanan dari dalam, seperti memberi penghargaan pada pegawai dan melibatkan nasabah dalam perayaan. Langkah digitalisasi seperti fitur Customer Onboarding dan perluasan merchant QRIS menunjukkan arah bank ini ke depan, meskipun beberapa hal masih dalam tahap persiapan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
OJK: Sektor Keuangan RI Stabil di Tengah Tekanan Global
IHSG Menguat 2,25%, Asing Jual Bersih Rp65 Miliar
IHSG Pagi Ini Merah, Anjlok 73 Poin ke Level 4.957
IHSG Melemah Tipis, Investor Asing Catat Beli Bersih Rp 328 M
9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Healthcare Paling Banyak
BEI Selidiki Transaksi Mencurigakan Tiga Emiten
