Batu Terapkan Satelit untuk Jaga Kejujuran Seleksi SPMB 2026
Gambar atau konten salah?
Dinas Pendidikan Kota Batu mengumumkan tekadnya menjaga kejujuran dan keterbukaan dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026. Fokus utama adalah mencegah manipulasi titik lokasi rumah pada jalur domisili atau zonasi.
Ketua Dinas, M. Alfi Nurhidayat, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan ragu mengambil langkah tegas bila menemukan kecurangan. Ia menambahkan, “Sanksi berat telah disiapkan bagi pendaftar yang terbukti memanipulasi data pendaftaran utamanya titik lokasi saat jalur domisili.”
Alfi menjelaskan bahwa SPMB saat ini sedang menyelesaikan tahap jalur prestasi. Setelah selesai, pendaftaran untuk jalur domisili akan dibuka pada pekan depan. Untuk meminimalkan celah kecurangan, sistem pendaftaran akan sepenuhnya daring, memanfaatkan teknologi satelit guna mengukur jarak antara rumah calon peserta didik dan sekolah tujuan.
Ia menegaskan, “Sistem online itu kan selalu meninggalkan track and trace, jejak dan bekas, dan bisa dipantau oleh semua orang. Hari ini kan kita juga hidup di era 4.0, artinya kita enggak ngukur lagi dengan meteran jaraknya itu, tapi dengan satelit. Nah, itu nanti semua akan bisa kelihatan.”
Meski teknologi sudah mutakhir, Alfi mengakui bahwa upaya manipulasi masih mungkin terjadi. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat, termasuk media, untuk ikut mengawal proses seleksi secara ketat. Ia berkata, “Kita kan sangat terbuka sekali nih. Teman-teman media ini bisa untuk melakukan monitoring bareng-bareng. Kalau ada kejanggalan-kejanggalan, silakan laporkan ke kita.”
Dispendik Kota Batu juga menegaskan bahwa sistem SPMB tahun ini dirancang dengan melibatkan berbagai pihak kompeten serta pengawas eksternal. Jika ada indikasi manipulasi jarak, Dinas akan langsung mengambil tindakan di lapangan.
Untuk memudahkan pelaporan, posko pengaduan dan hotline khusus telah disediakan di setiap sekolah negeri maupun di kantor Dinas Pendidikan Kota Batu. Laporan dapat disampaikan selama proses seleksi berlangsung.
Alfi menekankan bahwa melalui pengawasan berlapis dan pemanfaatan teknologi satelit, SPMB 2026 diharapkan berjalan transparan, setara, dan adil bagi semua calon siswa di Kota Batu. Posko pengaduan dan hotline menjadi sarana penting bagi masyarakat untuk melaporkan dugaan kecurangan, sehingga proses seleksi dapat tetap bersih dan dapat dipercaya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Indonesia Siap Hadapi Australia di Semifinal AFF U‑19 11 Juni
Pesta Siaga Kwarran Mojoroto di GOR Kediri Fokus Karakter
BMKG Prediksi Puncak Kemarau Agustus 2026 di 48,8% Wilayah
Malam 1 Muharram: Refleksi dan Sholat Sunah Tahun Baru
Indonesia vs Australia: U-19 AFF 2026 di Deli Serdang
Semifinal AFF U-19: Indonesia vs Australia di Sumatra Utara
Berita Terbaru
XLSmart Luncurkan AI ESTA Eco & Vision di Bravo 500 Summit
Mi Instan: Beban Sodium dan Risiko Metabolik pada Konsumen
Bupati Empat Lawang Tegaskan Anti KKN, Panggil Warga Awasi
Temuan Kepingan Emas di Candi Losari, Fokus Eksplorasi Baru
Piala Dunia 2026 Meksiko: Brazil Siap Hadapi Grup C
Semifinal AFF U-19 2026: Indonesia vs Australia 0-0
XLSmart: Jembatan Integrasi Tujuh Pilar Digital Indonesia
Inna Sri Sugiati Buka Usaha Asinan Fermentasi, BRI Mendukung
