Bayer Foundation Beasiswa Jerman 6 Bulan, Tutup 16/04/2026
Gambar atau konten salah?
Bayer Foundation membuka pendaftaran fellowship bagi calon peneliti yang ingin belajar di Jerman selama enam bulan. Pendaftaran akan ditutup pada 16 April 2026.
Beasiswa ini memberikan dana maksimal 10 ribu Euro, setara dengan Rp 197 juta menggunakan nilai tukar 19.740 per 7 April 2026. Dengan jumlah ini, peserta dapat menutupi biaya hidup, transportasi, dan kebutuhan penelitian di luar negeri.
Program ini ditujukan khusus untuk bidang ilmu penemuan obat, ilmu pertanian, ilmu kedokteran, serta iklim dan kesehatan. Jadi, siapa pun yang berfokus pada salah satu disiplin tersebut berkesempatan mengajukan.
Berikut kriteria penerima:
- Masih menempuh studi S2, S3, gelar kedokteran, atau setara.
- Mahasiswa S1 dan peneliti pascadoktoral tidak dapat mendaftar.
- Mahasiswa yang akan menyelesaikan sidang doktoral sebelum beasiswa berakhir juga tidak memenuhi syarat.
- Memiliki riwayat akademik S1 dan/atau S2 yang sangat baik atau unggul di disiplin sains, atau riwayat akademik kedokteran yang sangat baik hingga unggul saat ini.
Dokumen yang harus diserahkan, semua dalam format PDF dan bahasa Inggris, meliputi:
- Surat penerimaan dari lembaga tuan rumah yang dipilih sendiri. Surat ini dapat berasal dari supervisor langsung atau setara di lembaga tuan rumah.
- Dua surat rekomendasi, termasuk satu dari supervisor langsung saat ini atau sebelumnya di lembaga asal.
- Ijazah terbaru dengan terjemahan yang disertifikasi atau diterjemahkan sendiri dalam bahasa Inggris, disertai aslinya.
- Transkrip nilai untuk semua studi hingga saat ini, juga dalam terjemahan yang disertifikasi atau diterjemahkan sendiri dalam bahasa Inggris.
- Video berdurasi satu menit yang menjelaskan alasan mengapa ingin menerima beasiswa Bayer Foundation dan bagaimana beasiswa ini akan mendukung pengembangan karier.
- Jika ada, lampirkan surat penerimaan dari program studi selanjutnya. Misalnya, mahasiswa akhir magister yang sudah diterima sebagai mahasiswa PhD.
- Jika ada, lampirkan akta kelahiran anak yang akan mendampingi peserta program.
Jadwal beasiswa:
- Pendaftaran: 18 Februari 2026 hingga 16 April 2026 (portal ditutup pada 15 April 2026 23:59 MEZ atau 16 April 2026 04:59 WIB).
- Pengumuman: 1 Juli 2026.
- Masa beasiswa: 1 Agustus 2026 hingga 31 Desember 2027.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui laman resmi. Informasi lengkap dapat dilihat di situs terkait. Selamat mencoba!
Program ini memberi peluang bagi peneliti muda untuk mengembangkan kompetensi di luar negeri, sekaligus memperluas jaringan internasional. Dengan dana yang cukup, peserta dapat fokus pada penelitian tanpa khawatir biaya hidup. Keberhasilan aplikasi tergantung pada kualitas dokumen dan kriteria akademik yang ketat. Jika memenuhi semua persyaratan, peluang mendapatkan beasiswa ini cukup tinggi.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
UIN Jakarta Buka Pendaftaran SPMB Mandiri Reguler 2026
Tiga Mahasiswa UGM Raih IPK 4,00 di Wisudawan Kedokteran
Pengumuman Hasil UTBK SNBT Perlu 20 Hari, Katakan Pak Eduart
Kemdikbud Rencanakan Seleksi Gabungan PTN‑PTS 2026
BINUS Rancang Kurikulum Akuntan Digital Berbasis AI
Kemdiktisaintek Usulkan Sistem Seleksi Bersama PTN dan PTS
Berita Terbaru
YS, ND Ditangkap Polisi Syariah Banda Aceh, Tanpa Pihak
UIN Jakarta Buka Pendaftaran SPMB Mandiri Reguler 2026
Cek Status PIP Juni 2026 & Panduan Aktivasi Rekening
Pemerintah: IHSG Turun, Defisit 0,9% Menimbulkan Kecemasan
Manchester United Target Juara Liga Inggris 2028 untuk Ke-150
Telkomsel Fokus Layanan Digital Ramah Lingkungan Indonesia
