BBM Nonsubsidi Bisa Turun, ESDM Pastikan Penyesuaian

Yuli S. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
BBM Nonsubsidi Bisa Turun, ESDM Pastikan Penyesuaian

Gambar atau konten salah?

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan bahwa ada kemungkinan harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dapat turun. Keputusan ini muncul setelah harga minyak dunia melemah pasca pengumuman damai antara Amerika Serikat dan Iran.

Dwi Anggia, juru bicara kementerian, menjelaskan bahwa harga BBM nonsubsidi selalu menyesuaikan dengan harga minyak dunia. Ia berkata, “Apakah harganya bisa turun? Pasti. Ketika harga minyak dunia turun sudah dipastikan harga BBM non subsidi akan turun. Begitu juga sebaliknya ketika harga minyak dunia naik, mau tidak mau tidak terhindarkan dia akan sesuaikan harga keekonomiannya,” ujar Anggia di Gedung Bakom, Jakarta Selatan, Rabu (17 Juni 2026).

Anggia menambahkan bahwa penyesuaian harga ini penting agar pengadaan energi nasional tetap berkelanjutan. “Kalau tidak ini akan mempengaruhi keberlanjutan pengadaan energi nasional,” tambahnya.

Harga minyak dunia memang turun sekitar 5% pada perdagangan hari Selasa. Brent berakhir di US$ 78,96 per barel, turun US$ 4,21 atau 5,1%, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) AS turun US$ 4,70 atau 5,8% menjadi US$ 76,05 per barel. Penurunan ini mencatatkan level terendah bagi Brent sejak 2 Maret dan bagi WTI sejak 4 Maret. Sebelum konflik AS‑Iran pecah pada 28 Februari, Brent ditutup di US$ 72,48 per barel dan WTI di US$ 67,02 per barel.

Anggia juga mengingatkan bahwa kenaikan harga BBM nonsubsidi di negara tetangga sudah terjadi. Ia menegaskan bahwa Indonesia sempat mencoba menahan kenaikan tersebut demi menjaga daya beli masyarakat. “Kita tahu April kemarin sesuai arahan Presiden pemerintah masih mencoba harga kestabilan ekonomi dan menjaga daya beli masyarakat, ada diskusi dengan badan usaha pelat merah dan badan usaha swasta untuk mempertahankan BBM subsidi. Tapi seiring berjalannya waktu fluktuasi harga yang makin dinamis pelaku usaha sesuaikan harga keekonomiannya,” jelas Anggia.

Menanggapi pertanyaan tentang masa depan harga minyak dunia, Anggia bersikap tegas. “Kalau ditanya harga minyak dunia akan turun nggak? Pasti nanti akan ada penyesuaian juga harga BBM nonsubsidi,” ujarnya.

Dengan penurunan harga minyak dunia yang signifikan, pemerintah menilai akan ada penyesuaian harga BBM nonsubsidi di Indonesia. Penyesuaian ini diharapkan tidak mengganggu pasokan energi nasional dan tetap mempertahankan daya beli masyarakat.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineralharga BBM nonsubsidiminyak duniaBrentWTIpenyesuaian hargadaya beli masyarakat

Komentar

Memuat komentar...