BBM Subsidi Tetap Stabil, Inflasi Terkendali Sesuai Purbaya
Gambar atau konten salah?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa tidak ada kenaikan harga BBM subsidi. Ia juga menambahkan bahwa kenaikan BBM nonsubsidi yang sudah diterapkan tidak akan mempercepat inflasi. Menurutnya, BBM subsidi yang banyak dipakai oleh masyarakat kecil dan kebutuhan logistik tidak disesuaikan harganya, sehingga dapat menahan tekanan inflasi.
Ia menyatakan bahwa dengan tidak naiknya harga BBM subsidi, lonjakan harga barang lain dapat diredam. Akibatnya daya beli masyarakat tetap terjaga. “Waktu minyak dunia naik, cuma kita nih yang nggak naikkin. Sekarang naik tapi yang nonsubsidi, yang subsidi kan nggak naik, tetap. Jadi inflasinya bisa dikendalikan,” ujarnya. “Manajemen cash bisa mendorong ekonomi dan tadi ketika harga‑harga nggak naik, harga BBM utamanya yang subsidi nggak naik, inflasi juga nggak naik sehingga daya beli masyarakat terjaga,” tambahnya.
Purbaya juga menegaskan bahwa masyarakat yang mampu membeli BBM nonsubsidi tidak diberikan stimulus tambahan. “Yang non kenapa dikasih stimulus lagi? Nggak. Itu untuk mengurangi supaya pertama tadi nggak gelembung‑gelembung amat ya dan yang kedua kan itu orang mampu ya biar aja,” jelasnya.
Ia menyoroti bahwa selama ini, masyarakat yang tergolong mampu—yang berada di desil 8‑10—masih sering menikmati subsidi energi atau menggunakan BBM subsidi. “Kalau kita hitung dari subsidi lain mereka udah harusnya kan subsidi untuk masyarakat kecil kan. Dari subsidi macam‑macam itu mereka udah menikmati terlalu banyak. Mungkin kuartil desil 8, 9, 10 itu menikmati berapa persen ya? 30% subsidi saya lupa persennya. Tapi, kira‑kira cukup besar hampir 30% subsidi yang kita kasih,” jelas Purbaya.
Ia menambahkan bahwa masyarakat yang tergolong mampu seharusnya tidak keberatan jika harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. “Jadi kalau yang mampu itu dikurangi harus bayar sedikit ya nggak apa‑apa. Karena mereka memang mampu,” katanya.
Dengan kebijakan ini, pemerintah berharap inflasi tetap terkendali dan daya beli tetap terjaga, meski harga BBM nonsubsidi naik. Kebijakan subsidi yang selektif diharapkan dapat menyeimbangkan kebutuhan energi dan stabilitas ekonomi, tanpa menambah tekanan pada konsumen yang lebih mampu.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
1.495 Data Pendaftar SPMB Batam Bocor, Tim Siber Telusuri
16 Juni 2026: Hari Libur Nasional dan Perayaan Global
Warkop DKI Rilis Film Komedi Horor 'ViRaLiN dOoOoNg..!!'
Ariel NOAH Tahu Pilih Peterpan, Menjadi Vokalis NOAH
BEM USU Siapkan Aksi DPRD Sumut, 620 Personel Siaga
Masa Baru 1448 H: Doa dan Puasa Muharram Diangkat 2026
Berita Terbaru
BYD Eropa: Dolphin G DM‑i Hatchback Hybrid Rp 600 Juta
Cucurella Pindah ke Real Madrid, Kontrak 6 Tahun, 55 Miliar
SPMB Semarang Kota 2026 Dibuka: 22–26 Juni, Jalur Anak Guru
Danantara Jual Obligasi Global US$1,5 Miliar, Oversubscription 3x
1.495 Data Pendaftar SPMB Batam Bocor, Tim Siber Telusuri
SPMB 2026: 751 Sekolah Swasta, 77 Ribu Siswa Ditampung
Kerajaan dan Pemerintah Solo Koordinasi Kirab Suro
Jawa Timur, Jemaah Haji Paling Banyak Meninggal: 75 Orang
