Benda Bersinar di Langit Natuna, BMKG Tidak Bisa Deteksi
Gambar atau konten salah?
Kepulauan Natuna di Kepulauan Riau menjadi pusat perhatian ketika warga melihat sebuah benda asing yang bersinar di langit. Fenomena ini muncul pada Selasa malam, 7 April 2026 dan segera menyebar lewat media sosial.
Video singkat yang beredar menunjukkan sebuah objek menyerupai meteor melintas di atas Pulau Serasan. Benda tersebut memancarkan cahaya terang sebelum tiba‑tiba menghilang. Warga di sekitar pulau terkejut dan mulai bertanya‑tanya tentang apa yang mereka saksikan.
Menanggapi kejadian tersebut, Hang Nadim Batam, Suratman, Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas I, mengungkapkan bahwa pihaknya tidak memiliki alat untuk mendeteksi benda tersebut. “Mohon maaf, kami tidak memiliki alat untuk mendeteksi benda tersebut,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kejadian ini mirip dengan fenomena yang pernah terjadi di Lampung. Menurut klarifikasi dari BRIN, benda tersebut kemungkinan merupakan sampah antariksa dari peralatan elektronik seperti satelit. “Jika kejadiannya sama dengan di Lampung, sesuai klarifikasi dari BRIN, kemungkinan itu merupakan sampah antariksa dari peralatan elektronik seperti satelit,” jelas Suratman.
Ketika ditanya tentang dampaknya terhadap cuaca, Suratman menegaskan bahwa fenomena tersebut tidak berpengaruh. “Insyaallah tidak berpengaruh terhadap cuaca,” tutupnya.
Peristiwa ini menambah daftar kejadian langit yang belum dapat dijelaskan secara ilmiah di wilayah Natuna. Meskipun belum ada alat pendeteksi, BMKG dan BRIN terus memantau potensi sampah antariksa di atas daerah ini, memastikan bahwa tidak ada risiko bagi kondisi atmosfer atau kehidupan sehari‑harinya warga setempat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
Berita Terbaru
Kari Minang Depok, Gyudon Jakarta, Diet Rendah Sodium Jadi Tren
Mourinho Jadi Pelatih Real Madrid, Bek Konate & Dumfries
Rupiah Menembus Rp 18.000 Pagi Saat Dolar Tembus 18k Indonesia
PINDEX 2026: Pertamina Patra Niaga Pamer Teknologi Energi
IHSG Turun 4,15% Menembus Support 5.735, Investor Khawatir
Harga Emas Antam 24K Turun Rp15.000 per Gram di Bursa
