Bensin Non-Subsidi Indonesia Naik Rp 3.950‑4.000 per liter

Dani L. · 3 min baca · 1 hari lalu · 28 dibaca
Bisik.id
Bensin Non-Subsidi Indonesia Naik Rp 3.950‑4.000 per liter

Gambar atau konten salah?

Harga bensin non-subsidi di Indonesia mulai naik pada 10 Juni 2026. Kenaikan ini mencapai Rp 3 950 hingga Rp 4 000 per liter. Pertamax, yang dulu dijual Rp 12 300 per liter, kini berada di kisaran Rp 16 000. Begitu pula Pertamax Green, yang sebelumnya Rp 12 900, sekarang Rp 17 000.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menegaskan bahwa penyesuaian harga tersebut mengikuti regulasi yang berlaku. Ia menambahkan bahwa langkah ini merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi.

Penyesuaian harga Pertamax dan Pertamax Green dilakukan setelah melalui proses evaluasi sesuai formula harga yang ditetapkan pemerintah,” ujar Roberth dalam keterangan tertulis. Ia juga menegaskan, “Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” tambahnya.

Berikut rincian harga BBM Pertamina di Pulau Jawa per 10 Juni 2026:

  • Pertalite: Rp 10 000
  • Pertamax: Rp 16 250
  • Pertamax Green: Rp 17 000
  • Pertamax Turbo: Rp 20 750
  • Biosolar: Rp 6 800
  • Dexlite: Rp 23 000
  • Pertamina Dex: Rp 24 800

Harga BBM di Malaysia mengalami penyesuaian berkala. Pada periode 4 Juni 2026 sampai 10 Juni 2026, harga BBM non-subsidi mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya, meski harga subsidi tetap. Berikut harga per liter di Malaysia per 10 Juni 2026 (kurs 1 ringgit = Rp 4 420):

  • Bensin RON 95 Subsidi: 1,99 ringgit (Rp 8 796)
  • Bensin RON 95 non-subsidi: 3,72 ringgit (Rp 16 444)
  • Bensin RON 97: 4,35 ringgit (Rp 19 229)
  • Diesel: 4,67 ringgit (Rp 20 643)
  • Diesel di Malaysia Timur: 2,15 ringgit (Rp 9 504)

Thailand juga sering melakukan penyesuaian harga BBM. Pada 10 Juni 2026, harga bensin di SPBU PTT mencapai nilai tertinggi di antara negara tetangga, dengan beberapa jenis mencapai Rp 28 000 per liter. Berikut harga per liter di Thailand (kurs 1 baht = Rp 545):

  • Gasohol 95: 43,1 baht (Rp 23 529)
  • Gasohol E20: 38,1 baht (Rp 20 799)
  • Gasohol E85: 34,04 baht (Rp 18 583)
  • Gasohol 91: 42,73 baht (Rp 23 327)
  • Gasohol 95 Premium: 50,99 baht (Rp 27 836)
  • Benzin 95: 52,69 baht (Rp 28 765)
  • Diesel B7: 41,3 baht (Rp 22 546)
  • Diesel B7 Premium: 57,25 baht (Rp 31 254)

Di Filipina, harga BBM tetap di atas Rp 20 000 per liter, dengan harga tertinggi mencapai Rp 30 000 per liter. Berikut harga per liter di SPBU Shell di Filipina (kurs 1 peso = Rp 292):

  • Bensin RON 91: 90,36 peso (Rp 26 430)
  • Bensin RON 95: 96,87 peso (Rp 28 335)
  • Bensin RON 97: 105,35 peso (Rp 30 815)
  • Diesel standar: 91,34 peso (Rp 26 717)
  • Diesel premium: 100,83 peso (Rp 29 493)

Vietnam menawarkan harga BBM sedikit lebih murah dibandingkan Pertamina. Pada 10 Juni 2026, bensin RON 92 (setara Pertamax) berada di kisaran Rp 14 000, sedangkan bensin RON 95 (setara Pertamax Green) sekitar Rp 15 000. Berikut harga per liter di Vietnam (kurs 1 VND = Rp 0,68):

  • Bensin E5 RON 92: 21 780 dong (Rp 14 873)
  • Bensin E10 RON 95: 22 330 dong (Rp 15 248)
  • Diesel standar: 26 860 dong (Rp 18 342)
  • Diesel premium: 28 120 dong (Rp 19 202)

Singapura dikenal memiliki harga BBM tertinggi di kawasan. Pada 10 Juni 2026, harga per liter di Singapura (kurs 1 SGD = Rp 13 964) mencapai nilai berikut:

  • Bensin Reguler RON 92: 3,43 dolar Singapura (Rp 47 897)
  • Bensin RON 95: 3,46 dolar Singapura (Rp 48 316)
  • Bensin RON 98: 4,16 dolar Singapura (Rp 58 091)
  • Diesel: 4,37 dolar Singapura (Rp 61 024)

Perubahan harga BBM di Indonesia, Malaysia, Thailand, Filipina, Vietnam, dan Singapura mencerminkan dinamika pasar energi global dan kebijakan pemerintah masing‑masing negara. Kenaikan harga di Indonesia pada 10 Juni 2026 menandai langkah terbaru dalam upaya menjaga kestabilan pasokan dan kualitas layanan bagi konsumen. Di sisi lain, fluktuasi harga di negara tetangga menambah kompleksitas perbandingan harga bagi konsumen yang sering melakukan perjalanan lintas negara. Harga yang lebih tinggi di Singapura dan Thailand, serta harga yang lebih rendah di Vietnam, menonjolkan perbedaan strategi regulasi dan kondisi pasar di setiap wilayah. Perubahan nilai tukar rupiah, yang melemah dalam beberapa bulan terakhir, turut mempengaruhi konversi harga BBM ke rupiah, sehingga konsumen di Indonesia merasakan dampak langsung dari fluktuasi mata uang. Dengan demikian, situasi harga BBM saat ini menunjukkan kombinasi antara kebijakan pemerintah, kondisi pasar internasional, dan fluktuasi nilai tukar, yang semuanya memengaruhi keputusan konsumen dan strategi perusahaan energi di kawasan tersebut.

Harga bensinPertamaxPertaminaRegulasi pemerintahFluktuasi nilai tukarPasar energi globalKenaikan hargaKonsumen

Komentar

Memuat komentar...