BIB Akselerasi 2026: Kemenag Buka Beasiswa Gratis Santri
Gambar atau konten salah?
Program Beasiswa Indonesia Bangkit (BIB) Jalur Akselerasi 2026 dibuka oleh Kementerian Agama (Kemenag) sebagai kesempatan bagi santri dan alumni pendidikan keagamaan untuk melanjutkan studi S1 ke S2 atau S2 ke S3 secara gratis dan lebih cepat. Program ini merupakan kerja sama dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Kepala Pusat Pembiayaan Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan (PUSPENMA) Kemenag, Ruchman Basori, menjelaskan tujuan program ini. Ia mengatakan, “Program ini dibuka agar talenta dari pesantren dan pendidikan keagamaan dapat menempuh studi lebih cepat, terarah, dan berkelanjutan.”
“Kami ingin memastikan santri dan lulusan pendidikan keagamaan memiliki akses yang lebih luas dan sistematis untuk melanjutkan studi, sehingga mampu berkontribusi lebih besar dalam pengembangan keilmuan. Dan oleh karenanya, dapat berkontribusi lebih besar juga bagi bangsa dan negara,” jelasnya di laman UIN Datokarama Palu pada 29 April 2026.
Program BIB Akselerasi terbagi menjadi dua skema, masing‑masing memiliki durasi pendanaan dan bidang studi yang ditetapkan.
- S1 ke S2: Pendanaan 36 bulan untuk S1 dan 12 bulan untuk S2, khusus program studi bahasa dan sastra Arab.
- S2 ke S3: Pendanaan 18 bulan untuk S2 dan 36 bulan untuk S3, pada bidang studi Islam.
Peserta hanya dapat memilih satu perguruan tinggi dan satu program studi tujuan. Daftar kampus mitra dapat diakses melalui portal resmi https://beasiswa.kemenag.go.id/. Setelah lolos seleksi, peserta akan menerima letter of acceptance (LoA) tanpa syarat dari perguruan tinggi mitra dan diwajibkan memulai perkuliahan pada semester gasal tahun akademik 2026/2027.
Persyaratan Jalur S1 ke S2
1. Warga negara Indonesia, berusia maksimal 20 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran.
2. Telah menyelesaikan jenjang pendidikan menengah (MA/SMA/SMK) lulusan 3 tahun terakhir (2026, 2025, 2024).
3. Tidak sedang menempuh studi atau telah menyelesaikan S1.
4. Terdaftar di Education Management Information System (EMIS) Kemenag, melampirkan nomor statistik pondok pesantren (NSPP) dan nomor induk siswa nasional (NISN).
5. Surat rekomendasi dari pimpinan pesantren, menjelaskan santri telah mukim minimal 3 tahun dan mampu memahami serta membaca Kitab Kuning.
6. Rapor santri dua tahun terakhir atau syahadah.
7. Surat keterangan kesehatan, diterbitkan paling lama 3 bulan sebelum pendaftaran.
8. Profil diri, termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan, diisi dalam aplikasi.
9. Personal statement atau esai yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, dan kesiapan melanjutkan studi.
10. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca‑studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai program studi.
11. Riwayat prestasi kejuaraan/non‑kejuaraan dan pengalaman organisasi.
12. Persetujuan pernyataan komitmen dan integritas pada platform pendaftaran.
13. Sertifikat bahasa Arab PTKIN dengan skor TOAFL 500.
Persyaratan Jalur S2 ke S3
1. Warga negara Indonesia, berusia maksimal 25 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran.
2. Telah menyelesaikan studi S1.
3. Tidak sedang menempuh studi atau telah menyelesaikan S2.
4. Tidak berstatus calon pegawai negeri sipil (CPNS) atau pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).
5. Lulusan perguruan tinggi luar negeri wajib melampirkan:
- Hasil penyetaraan ijazah dan konversi transkrip nilai dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama; atau
- Tangkapan layar pengajuan penyetaraan ijazah dan/atau konversi IPK pada laman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi atau Kementerian Agama bila belum diterbitkan.
6. Surat rekomendasi akademisi atau tokoh masyarakat yang memiliki keahlian relevan dengan bidang studi, disampaikan offline.
7. Surat keterangan kesehatan, diterbitkan paling lama 3 bulan sebelum pendaftaran.
8. Profil diri, termasuk riwayat pendidikan yang tidak diselesaikan.
9. Personal statement atau esai yang mencerminkan kesadaran diri, proses pembelajaran, dan kesiapan melanjutkan studi.
10. Komitmen kembali ke Indonesia, rencana pasca‑studi, dan rencana kontribusi di Indonesia, disertai bentuk pengabdian sesuai program studi.
11. Proposal penelitian bagi pendaftar program.
12. Publikasi ilmiah, prestasi kejuaraan/non‑kejuaraan, dan pengalaman organisasi dapat diisi pada aplikasi bila ada.
13. Persetujuan pernyataan komitmen dan integritas pada platform pendaftaran.
14. Beasiswa hanya untuk perguruan tinggi tujuan dan program studi yang ditetapkan Kemenag.
15. Unggah ijazah atau surat keterangan lulus dan transkrip. Pendaftar jenjang magister wajib memiliki indeks prestasi kumulatif (IPK) pada jenjang S1/D4 sekurang‑kurangnya 3,25 pada skala 4,00 atau setara, dibuktikan dengan transkrip nilai asli atau telah dilegalisir.
16. Sertifikat bahasa Inggris dan/atau Arab, diterbitkan oleh lembaga resmi penyelenggara tes ETS (www.ets.org), IELTS (www.ielts.org), Duolingo (englishtest.duolingo.com), atau PTKIN. Skor minimal:
- TOEFL® ITP 500
- Duolingo 90
- IELTS™ 5.5
- PTKIN 550
Jadwal BIB Kemenag 2026
Pendaftaran beasiswa: 1 April – 31 May 2026.
Seleksi administrasi: 1 – 15 June 2026.
Pengumuman hasil seleksi administrasi: 16 June 2026.
Masa sanggah: 17 – 18 June 2026.
Pengumuman hasil masa sanggah: 22 June 2026.
Seleksi skolastik: 25 – 29 June 2026.
Pengumuman hasil seleksi skolastik: 1 July 2026.
Seleksi wawancara: 3 – 30 July 2026.
Pengumuman kelulusan: 27 July 2026.
Orientasi calon penerima beasiswa: Agustus 2026.
Pendaftaran BIB Kemenag Akselerasi 2026 dibuka melalui portal https://beasiswa.kemenag.go.id/. Bagi yang berminat, proses pendaftaran dimulai pada 1 April 2026.
Program ini memberi kesempatan bagi santri dan alumni pendidikan keagamaan untuk menempuh jenjang akademik lebih tinggi tanpa beban biaya. Dengan dukungan LPDP, peserta dapat fokus pada studi dan kontribusi ilmu. Kemenag berharap program ini menjadi wadah bagi generasi baru yang siap mengisi kebutuhan keilmuan di Indonesia.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Beasiswa TAMBA-SAMBA 2027: Kuliah Gratis di USC, AS
KJP Plus Tahap I 2026 Mulai Cair, Siswa SD Paling Banyak
Pendaftaran Beasiswa S1 Jepang Rp496 Juta Dibuka 1 Juli 2026
Kemdiktisaintek Buka Beasiswa Doktor untuk Dosen 2026
SIPKA‑Guru 2026: Guru Dapat Beasiswa S1/D4 dengan RPL
Hasil Seleksi Administrasi Beasiswa BIB 2026 Tayang 16 Juni
Berita Terbaru
Tabrakan Maut Magelang, Satu Tewas di Rumah Sakit
Biaya Balik Nama Gratis? Jangan Terkecoh
Desak Luruskan Pernyataan Usai Raih Emas World Climbing 2026
Spanyol dan Belgia Lolos ke Perempatfinal Piala Dunia 2026
Beasiswa TAMBA-SAMBA 2027: Kuliah Gratis di USC, AS
Harga Emas Antam di Palembang Turun Rp15.000 per Gram
Rahang Tuna Rica-Rica, Ayam Goreng Terenak, dan Tips Hipertensi
Liburan Sekolah? Coba Wisata ke Kota Tua Jakarta