BMKG Catat 1.074 Gempa Susulan di Sulteng, Terbaru Getarkan Sigi

Guntur P. · 2 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
BMKG Catat 1.074 Gempa Susulan di Sulteng, Terbaru Getarkan Sigi

Gambar atau konten salah?

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan telah terjadi 1.074 kali gempa susulan di wilayah Sulawesi Tengah. Rentetan gempa ini terjadi setelah gempa utama berkekuatan magnitudo 6,7 yang berpusat di Kota Palu.

Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menyampaikan data terbaru pada 20 Juni 2026 pukul 10.38 WIB. "Hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 1.074 gempa bumi susulan dengan kekuatan terbesar M 5,7," jelasnya pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Gempa susulan paling banyak terjadi dalam 12 jam pertama setelah gempa utama. Pada periode tersebut, tercatat 255 kali gempa susulan mengguncang wilayah tersebut. Aktivitas gempa kemudian berangsur-angsur menurun, meskipun masih terjadi puluhan hingga ratusan kali dalam setiap periode pengamatan.

Gempa susulan terbaru terjadi pada Sabtu, 20 Juni 2026 pukul 11.03 Wita. Gempa ini berkekuatan magnitudo 2,7 dengan pusat gempa berada di koordinat 1,13 Lintang Selatan dan 120,00 Bujur Timur. Lokasi episenter berada sekitar 31 kilometer timur laut Kabupaten Sigi dengan kedalaman 5 kilometer.

Menurut Djati, gempa ini termasuk jenis gempa bumi dangkal. "Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo," jelasnya.

Berdasarkan peta guncangan dan laporan masyarakat, gempa magnitudo 2,7 ini dirasakan di wilayah Sigi dengan intensitas II-III MMI. Pada skala tersebut, getaran terasa oleh beberapa orang di dalam rumah. Benda-benda ringan yang digantung juga tampak bergoyang.

Dari total 1.074 gempa susulan yang tercatat, 46 kejadian di antaranya dilaporkan dirasakan oleh masyarakat. Meskipun demikian, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan akibat gempa susulan tersebut.

Djati Cipto Kuncoro mengimbau masyarakat untuk tetap tenang. "Masyarakat tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Informasi resmi terkait aktivitas gempa bumi hanya bersumber dari BMKG melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi," tegasnya.

Rangkaian gempa ini mengingatkan pada aktivitas seismik yang kerap terjadi di Sulawesi Tengah. Wilayah tersebut memang dikenal sebagai daerah rawan gempa karena berada di jalur sesar aktif. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan hanya mengandalkan informasi dari sumber resmi BMKG.

gempa susulanSulawesi TengahBMKGgempa dangkalSesar PalolomagnitudoSigi

Komentar

Memuat komentar...