Anggota DPRD: Keluarga Sehat Kunci Hadapi Tantangan Sosial
Gambar atau konten salah?
Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Christian Julianto Budiman, menyoroti betapa krusialnya peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membangun masyarakat yang sehat, produktif, dan kompetitif. Ia menegaskan bahwa peningkatan kualitas keluarga harus menjadi agenda bersama, mencakup edukasi kesehatan hingga pencegahan penyakit menular.
Menurut Christian, keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang berfungsi sebagai tempat pendidikan pertama, pembentukan karakter, dan perlindungan kesehatan bagi semua anggotanya. Keluarga yang kuat dan berkualitas akan menjadi benteng utama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial dan kesehatan. Ia menyampaikan pernyataan ini pada Rabu, 17 Juni 2026.
"Jika keluarga harmonis, mandiri, dan mampu menjalankan fungsi perlindungannya dengan baik, maka kualitas sumber daya manusia akan meningkat. Ini akan memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah maupun nasional," ujar Christian.
Christian mengungkapkan bahwa keluarga saat ini masih menghadapi berbagai tantangan. Mulai dari persoalan kesehatan, tekanan ekonomi, hingga berbagai permasalahan sosial yang berpotensi melemahkan ketahanan keluarga. Di sisi lain, penyakit menular seperti HIV/AIDS, tuberkulosis (TBC), dan malaria tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga dapat menurunkan produktivitas keluarga, meningkatkan beban ekonomi, serta memengaruhi tumbuh kembang anak.
"Ketika satu anggota keluarga mengalami penyakit menular, dampaknya bisa sangat luas. Produktivitas menurun, biaya pengobatan meningkat, bahkan dapat memicu risiko putus sekolah dan masalah gizi pada anak. Karena itu, upaya pencegahan harus dimulai dari lingkungan keluarga," ucapnya.
Ia menekankan pentingnya peran keluarga dalam membangun budaya hidup bersih dan sehat, melakukan deteksi dini terhadap penyakit, serta memberikan dukungan moral dan psikologis kepada anggota keluarga yang sedang menjalani pengobatan. Selain itu, keluarga berperan penting dalam menghapus stigma dan diskriminasi terhadap penyintas HIV/AIDS maupun penderita penyakit menular lainnya.
Christian juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran terhadap pencegahan tuberkulosis melalui pemeriksaan kesehatan apabila mengalami batuk berkepanjangan. Masyarakat diminta menjalani pengobatan hingga tuntas sesuai anjuran tenaga kesehatan, serta menjaga kualitas lingkungan tempat tinggal agar tetap sehat dengan sirkulasi udara yang baik.
Sementara itu, upaya pencegahan malaria dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan, memberantas sarang nyamuk, serta menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung yang membidangi kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan rakyat, Christian menegaskan bahwa DPRD memiliki peran penting dalam memperkuat kualitas keluarga melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan.
"DPRD berkomitmen menghadirkan kebijakan yang berpihak pada perlindungan keluarga, perempuan, dan anak. Kami juga terus mengawal alokasi anggaran untuk program-program kesehatan masyarakat, peningkatan layanan kesehatan, penguatan Posyandu, serta berbagai program yang mendukung ketahanan keluarga," tuturnya.
Lebih lanjut, Christian menyampaikan bahwa Komisi IV DPRD Kota Bandung memberikan perhatian khusus terhadap peningkatan edukasi kesehatan keluarga, pencegahan HIV/AIDS, percepatan eliminasi tuberkulosis, perlindungan perempuan dan anak, serta penguatan partisipasi masyarakat melalui peran PKK, Posyandu, Karang Taruna, RW, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan keluarga tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah maupun DPRD semata. Diperlukan sinergi lintas sektor dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan mendukung tumbuh kembang generasi penerus bangsa.
"Kolaborasi menjadi kunci utama. DPRD, Pemerintah Kota, tenaga kesehatan, organisasi kemasyarakatan, hingga keluarga harus bergerak bersama. Melalui keluarga yang sehat, tangguh, dan berkualitas, kita dapat mewujudkan Kota Bandung yang unggul, terbuka, amanah, maju, dan agamis," pungkasnya.
Christian menekankan bahwa keluarga yang sehat dan kuat adalah fondasi utama untuk menghadapi tantangan kesehatan dan sosial. Tanpa keluarga yang kokoh, upaya pembangunan di berbagai sektor akan sulit berhasil. Oleh karena itu, perhatian terhadap kualitas keluarga harus menjadi prioritas bersama, mulai dari tingkat rumah tangga hingga kebijakan pemerintah daerah.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Aktor 'Preman Pensiun' Cuk Nugroho Meninggal Dunia
Pria 35 Tahun di Tasikmalaya Dua Kali Kena Stroke
Korban penyiksaan di Bandung: Mata kanan diangkat, mulut robek
Polisi Buru Pemilik WO Darmawangsa, Rugikan 49 Korban Rp 2,4 Miliar
Susi Sulastri: Kualitas Kesehatan Bukan Hanya Soal Kecepatan
Pemadaman Listrik Jabar: Warung Tutup, Lampu Macet, Azan Tanpa Speaker
Berita Terbaru
Anggota DPRD: Keluarga Sehat Kunci Hadapi Tantangan Sosial
Kapolri Ziarahi Makam Bung Karno di HUT Bhayangkara ke-80
Listrik Padam, Tujuh Lampu Lalu Lintas Mati di Surabaya
Usai Apel MBG, Ribuan Peserta Gotong Royong Bersihkan Sampah
Veda Ega Pratama Terpuruk di FP2 Moto3 Ceko, Tertinggal 2,1 Detik
Kemenag Salurkan Insentif Guru PAI Non-ASN Mulai Juni 2026
Harga Beras Jepang Akhirnya Turun, Pertama Sejak 2022
