BNI Pertahankan Penghargaan Tata Kelola Terbaik Dua Tahun
Gambar atau konten salah?
PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, yang lebih dikenal sebagai BNI, baru saja mendapatkan penghargaan bergengsi di bidang tata kelola perusahaan. Penghargaan Leadership in Corporate Governance ini diberikan dalam ajang The 17th IICD Corporate Governance Award 2026. Ini bukan kali pertama. BNI berhasil mempertahankan predikat tertinggi untuk tata kelola perusahaan selama dua tahun berturut-turut.
Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI, mengatakan penghargaan ini menjadi penyemangat bagi pihaknya. BNI ingin terus menjaga kualitas tata kelola, terutama dalam setiap proses bisnis dan pengambilan keputusan. "Bagi BNI, tata kelola perusahaan bukan hanya bagian dari pemenuhan ketentuan, tetapi juga menjadi fondasi dalam menjaga kepercayaan pemegang saham, nasabah, dan seluruh pemangku kepentingan," ujar Okki dalam keterangan tertulis pada Selasa, 20 Oktober 2026. "Kami terus memperkuat penerapan prinsip tata kelola yang baik agar setiap keputusan bisnis dijalankan secara bertanggung jawab dan mendukung keberlanjutan perusahaan," tambahnya.
Menurut Okki, penerapan Good Corporate Governance (GCG) semakin penting di tengah dinamika industri keuangan saat ini. Industri ini menuntut pengelolaan risiko, pengawasan, dan keterbukaan informasi yang lebih kuat. Karena itu, BNI terus mendorong penerapan prinsip kehati-hatian, manajemen risiko, dan integritas secara konsisten di seluruh lini. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas pengelolaan sekaligus mendukung kelancaran transformasi bisnis. Penguatan tata kelola juga menjadi bagian dari upaya BNI menjaga fundamental bisnis demi membangun pertumbuhan jangka panjang yang sehat dan berkelanjutan.
Sebelumnya, pada 2025 BNI sukses meningkatkan pencapaiannya dari kategori Best Overall menjadi Leadership in Corporate Governance. Keberhasilan mempertahankan predikat ini pada 2026 semakin mencerminkan konsistensi perseroan, terutama dalam memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang baik atau Good Corporate Governance (GCG).
Dalam ajang yang digarap Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD) ini, BNI juga masuk ke dalam daftar Top 50 Emiten BigCap Public Listed Company. Tak hanya itu, BNI turut mencatat posisi terbaik dalam penerapan tata kelola di kelompok KBMI 4. Hal ini memperkuat konsistensi perseroan dalam menjaga standar GCG di antara bank dengan modal inti terbesar di Indonesia.
Penilaian IICD mengacu pada metodologi ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS). Metodologi ini mengevaluasi berbagai aspek tata kelola perusahaan terbuka. Aspek tersebut antara lain keterbukaan informasi, tanggung jawab pengurus, keberlanjutan, serta perlindungan hak pemegang saham.
Sebagai BUMN dalam ekosistem Danantara Indonesia, BNI terus memperkuat manajemen risiko dan disiplin bisnis. Hal ini sejalan dengan arah transformasi BUMN yang mendorong perusahaan makin sehat dan kompetitif. Memasuki delapan dekade perjalanan, BNI terus meningkatkan standar tata kelolanya. Upaya ini dilakukan seiring berkembangnya ekspektasi pemegang saham, nasabah, regulator, dan pemangku kepentingan lainnya. Langkah ini menjadi upaya perseroan dalam menjaga kepercayaan publik. Di saat yang sama, BNI terus memperkuat kontribusi terhadap industri perbankan dan perekonomian nasional.
Penghargaan ini menegaskan posisi BNI sebagai salah satu bank dengan tata kelola terbaik di Indonesia. Konsistensi selama dua tahun berturut-turut menunjukkan bahwa penerapan GCG bukan sekadar seremonial, melainkan sudah menjadi bagian dari budaya perusahaan. Di tengah persaingan industri keuangan yang ketat, tata kelola yang baik menjadi modal penting untuk menjaga kepercayaan nasabah dan pemangku kepentingan lainnya.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Dolar AS Melemah ke Rp18.024, Rupiah Menguat
Telkom Percepat Buyback Rp 4 Triliun, Sisa Dana Lebih Rp 3 Triliun
IHSG Bangkit, Tembus Lagi Level 5.000
MSCI Ancam Turunkan Status Pasar Modal RI, Dana Asing Bisa Kabur Rp 100 Triliun
ADB Nilai Fundamental Ekonomi Indonesia Tetap Sehat di Tengah Tekanan IHSG
BRI Siap Ikut Buyback Saham, Jaga Nilai Perusahaan
