Bupati Tandatangani Proposal Flyover Mengkreng Rp800 Miliar

Jaka M. · 2 min baca · 29 hari lalu · 58 dibaca
Bisik.id
Bupati Tandatangani Proposal Flyover Mengkreng Rp800 Miliar

Gambar atau konten salah?

Proposal pembangunan flyover di Simpang Mengkreng telah ditandatangani oleh tiga bupati, yaitu Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana, dan Bupati Jombang Warsubi. Marhaen mengonfirmasi bahwa ia menandatangani berkas bersama rekan-rekannya.

Anggaran yang dibutuhkan mencakup konstruksi fisik dan pembebasan lahan di ketiga wilayah. Total estimasi mencapai Rp 800 miliar. “Sekitar itu (Rp 800 miliar). Targetnya (berkas) segera dikirim ke Kementerian Pekerjaan Umum (PU),” ujar Marhaen pada 05 Mei 2026.

Selain mengirim berkas, ketiga bupati berencana mengawal proses pengajuan secara langsung. “Nggih minggu kedua (Mei) kita susul ke Jakarta, bertiga sama Mas Bupati Kediri dan Bupati Jombang,” tambah Marhaen. Perjalanan ke Jakarta dimaksudkan agar proposal mendapat perhatian pemerintah pusat.

Koordinasi tidak hanya dengan Kementerian PU. Rencana juga melibatkan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa-Bali, Gubernur Jawa Timur, dan pihak terkait lainnya.

Marhaen menegaskan bahwa peran pemerintah daerah terbatas pada pengajuan kebutuhan anggaran. Keputusan akhir tentang pembangunan dan realisasi proyek sepenuhnya berada di tangan pemerintah pusat.

Flyover Mengkreng sudah masuk dalam daftar rencana strategis nasional periode 2025-2029 dan akan dibiayai melalui APBN. Beberapa tahun lalu, pemerintah pusat pernah menawarkan pembangunan flyover ini, namun daerah diminta menanggung biaya pembebasan lahan. Kini, seluruh pembiayaan, termasuk lahan, ditanggung pusat agar proyek dapat segera terealisasi.

Pembahasan flyover Mengkreng mencuat pada 08 April 2026. Pada hari itu, ketiga bupati bertemu di Pos Polisi Simpang Tiga Mengkreng untuk membahasnya.

Flyover ini diproyeksikan menjadi solusi kemacetan lalu lintas di kawasan tersebut, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.

Proyek ini menandai langkah konkret pemerintah daerah dan pusat dalam mengatasi kemacetan di wilayah Jawa Timur. Dengan anggaran yang besar dan dukungan nasional, flyover Mengkreng diharapkan dapat memperlancar arus kendaraan dan meningkatkan mobilitas masyarakat.

Flyover MengkrengSimpang MengkrengBupati NganjukAnggaran Rp 800 miliarKementerian PUBalai Besar Pelaksanaan Jalan NasionalAPBN

Komentar

Memuat komentar...