Cara Sederhana Perpanjang Umur Simpan Pisang di Rumah

Nurul H. · 2 min baca · 1 bulan lalu · 62 dibaca
Bisik.id
Cara Sederhana Perpanjang Umur Simpan Pisang di Rumah

Gambar atau konten salah?

Pisang adalah buah yang paling sering dimakan di Indonesia karena praktis dan rasanya manis. Namun, buah ini juga cepat matang dan mudah berubah warna menjadi cokelat dalam waktu singkat. Akibatnya, banyak pisang terbuang sebelum sempat dimakan.

Melansir Reader's Digest (23 Maret 2023), ada beberapa cara sederhana yang dapat memperpanjang masa simpan pisang tanpa mengurangi kualitasnya.

Metode pertama adalah menggantung pisang daripada menaruhnya di meja. Menempelkan pisang pada tali atau gantungan mengurangi tekanan pada buah, sehingga pisang tidak mudah memar. Selain itu, posisi menggantung membantu gas etilen yang dihasilkan dari batang tersebar secara merata, tidak terfokus pada satu titik.

Metode kedua adalah memilih pisang yang masih berwarna hijau saat membeli. Pisang biasanya dipanen sebelum matang dan akan terus mengalami proses pematangan setelah dibeli. Pisang yang sudah kuning sempurna akan cepat matang, sedangkan pisang hijau memberi waktu lebih lama sebelum siap dikonsumsi.

Trik populer lainnya adalah membungkus bagian batang pisang dengan plastik atau aluminium foil. Bagian batang merupakan sumber utama keluarnya gas etilen. Dengan membungkusnya, pelepasan gas dapat diperlambat sehingga proses pematangan tidak berlangsung terlalu cepat. Untuk hasil maksimal, batang pisang dapat dibungkus satu per satu setelah dipisahkan dari tandannya.

Konsultan ilmu pangan, Ed McCormick, dan ilmuwan kuliner, Jessica Gavin, menjelaskan alasan di balik efektivitas cara ini.

Etilen bertindak sebagai sinyal komunikasi antar buah. Ketika terakumulasi, ia mempercepat pematangan,” kata McCormick. Dalam seikat pisang, gas itu menjadi siklus yang saling memperkuat pematangan satu pisang, mempercepat pematangan pisang di sebelahnya.

Namun, Gavin menambahkan, “Ketika Anda membungkus batangnya, Anda memperlambat seberapa cepat gas itu mencapai bagian buah lainnya.” Paparan etilen yang lebih sedikit berarti penurunan kualitas yang lebih lambat.

Dengan sirkulasi etilen yang lebih sedikit, pisang tidak menjadi manis dan lunak dengan cepat. Membungkus batang pisang tidak akan menghentikan pematangan sepenuhnya, tetapi dapat memberikan waktu tambahan beberapa hari sebelum pisang mulai menjadi cokelat dan lembek,” pungkas Gavin.

Dengan mengikuti langkah-langkah sederhana ini, orang dapat memperpanjang umur simpan pisang tanpa mengorbankan rasa dan tekstur. Metode menggantung, memilih pisang hijau, dan membungkus batang menjadi cara praktis yang dapat diterapkan di rumah. Hasilnya, pisang tetap segar lebih lama dan mengurangi limbah makanan.

pisangetilenmembungkus batangmenggantungpembelian hijauumur simpanlimbah makanan

Komentar

Memuat komentar...