Harga Makanan Stadion Piala Dunia 2026 Menghebohkan Ratusan Ribu Rupiah
Gambar atau konten salah?
Jakarta – Piala Dunia FIFA 2026, yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, menjadi sorotan utama para penggemar. Selain pertandingan yang memukau, banyak pendukung yang mengeluhkan harga makanan dan minuman di stadion serta FIFA Fan Festival.
Menurut laporan Newsweek pada 13 Juni 2026, euforia sepak bola diikuti oleh ketidaknyamanan akibat biaya tinggi. Para penggemar yang menonton di SoFi Stadium di Los Angeles terkejut melihat daftar harga. Air mineral dijual seharga Rp100 ribu per botol. Bir, yang menjadi minuman paling banyak dibicarakan, berharga 17,99 US Dolar atau Rp320 ribu untuk segelas 16 ons (473 mililiter). Bir impor dan craft bir hampir mencapai Rp340 ribu. Harga minuman beralkohol ini dianggap sangat mahal oleh banyak penggemar.
Minuman non-alkohol juga tidak kalah mahal. Sebotol air mineral dijual antara 5,99 US Dolar hingga 7 US Dolar, setara Rp100 ribu sampai Rp125 ribu. Minuman ringan seperti Coca‑Cola berada dalam kisaran harga serupa. Beberapa penggemar menilai harga tersebut memberatkan, terutama ketika pertandingan berlangsung di cuaca panas.
Harga makanan ringan menjadi sorotan berikutnya. Pretzel dijual seharga 13,49 US Dolar atau Rp241 ribu. Churros mencapai 10,99 US Dolar atau Rp196 ribu. Sementara secangkir kecil buah potong dibanderol sekitar 6 US Dolar atau Rp107 ribu. Di Toronto, sebuah daftar menu yang pernah dibagikan di media sosial menjadi viral karena harganya yang dianggap tidak masuk akal. Dua paket hot dog dan dua minuman ringan dijual seharga 57,50 US Dolar, setara Rp1 jutaan.
Para penggemar menilai harga yang ditetapkan terlalu mahal dan tidak ramah bagi pendukung yang datang langsung. Biaya besar ini menambah beban yang sudah dikeluarkan untuk tiket, transportasi, dan akomodasi. Sebelumnya, FIFA menuai sorotan karena menerapkan sistem dynamic pricing, yang membuat harga tiket berubah mengikuti permintaan pasar. Beberapa pihak menilai kebijakan tersebut berpotensi membuat Piala Dunia semakin sulit dijangkau oleh penggemar dari kalangan menengah.
Kesimpulannya, Piala Dunia FIFA 2026 tidak hanya menampilkan pertandingan sepak bola terbaik, tetapi juga menyoroti masalah harga tinggi di area stadion. Harga makanan dan minuman yang mencapai ratusan ribu rupiah membuat banyak penggemar merasa terbebani, sementara kebijakan dynamic pricing menambah ketidakpastian bagi para pendukung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Es Krim Baltic Tutup Setelah 87 Tahun
Argentina vs Inggris: Bukan Cuma di Lapangan, Juga di Pastry
PM Hungaria Terima 90 Mangga dari Pakistan, Simbol Diplomasi
Workshop Kotak Bunga Korea: Kado Personal Buatan Sendiri
Wisatawan RI Didenda Rp385 Ribu Bawa Bakso di KLIA
5 Tempat Ayam Bakar Enak di Jakarta, Mulai Rp23.000
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
