Cuaca Buruk di Soekarno‑Hatta: 12 Penerbangan Dialihkan
Gambar atau konten salah?
Jakarta pada 6 April 2024 mengalami cuaca buruk. Hujan lebat dengan intensitas tinggi, disertai potensi windshear, menimpa Bandara Internasional Soekarno‑Hatta.
Akibatnya, 12 penerbangan di bandara tersebut dialihkan ke bandara lain demi menjaga keselamatan. Data dari Airport Operation Control Center (AOCC) mencatat 14 penerbangan melakukan prosedur holding, 13 penerbangan melakukan go around, dan 1 penerbangan kembali ke apron (Return to Apron/RTA).
Menurut Yudistiawan, Assistant Deputy Communication and Legal KC Bandara Internasional Soekarno‑Hatta, kondisi cuaca berdampak pada pergerakan penerbangan, khususnya pada fase pendaratan. Ia menegaskan bahwa cuaca ekstrem memicu gangguan di satu titik atap area Boarding Lounge Gate 7 Terminal 3, yang berlangsung sekitar lima menit.
“Keselamatan dan keamanan penerbangan tetap menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Koordinasi intensif terus dilakukan bersama AirNav Indonesia, maskapai, serta seluruh stakeholder terkait guna memastikan operasional penerbangan tetap berjalan aman, tertib, dan terkendali di tengah kondisi cuaca yang kurang kondusif,” ujar Yudistiawan dalam keterangan resmi tertulis, Senin (6 April 2024).
Ia menambahkan bahwa seluruh fasilitas sisi udara—runway, taxiway, dan apron—dipastikan berada dalam kondisi baik dan tetap dapat beroperasi secara normal tanpa adanya genangan yang mengganggu pergerakan pesawat. “Saat ini area tersebut dalam kondisi bersih dan situasi telah kembali kondusif, dengan operasional bandara tetap berjalan lancar,” tambahnya.
Yudistiawan menjelaskan bahwa personel bandara melakukan pengawasan 24 jam terhadap seluruh fasilitas, termasuk infrastruktur bangunan. Ketika terjadi gangguan, area sekitar segera disterilisasi dari penumpang pesawat dan pekerja di bandara untuk meminimalisir dampak.
“Sebagai langkah antisipasi, pengguna jasa bandara diimbau untuk selalu memantau perkembangan informasi jadwal penerbangan melalui kanal resmi maskapai maupun layar informasi di bandara, serta datang lebih awal guna mengantisipasi kemungkinan adanya penyesuaian jadwal akibat kondisi cuaca,” tutup Yudistiawan.
Dengan koordinasi intensif dan pengawasan terus menerus, operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno‑Hatta tetap dijaga agar aman dan tertib, meski cuaca tidak bersahabat. Penumpang diharapkan tetap waspada terhadap perubahan jadwal yang mungkin terjadi akibat kondisi cuaca yang belum stabil.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Kemenpar Luncurkan Program Penertiban Akomodasi 2026
Prabowo Buka Penerbangan Bandara Bandung & Yogyakarta
Bandara Adisutjipto Tak Perlu Direaktivasi, YIA Cukup
Empat Anakan Harimau Sumatra Lahir di Taman Safari Prigen
Bandara Husein Sastranegara Dipertimbangkan Rute Luar Jawa
Trans Luxury Hotel Surabaya Buka, Soft Opening Rp999.000
