Damkar Lepaskan Cincin Emas Pasien Lansia di RSUD Barru
Gambar atau konten salah?
RSUD Barru di Barru menjadi saksi kejadian unik ketika seorang pasien wanita lansia, Sakka (60), harus dievakuasi oleh petugas Damkar karena cincin emas di jari manis kirinya terjebak. Ring tersebut tidak bisa dilepas karena jari korban membengkak dan melepuh akibat terkena minyak goreng panas saat sedang memasak.
Insiden ini terjadi pada 05 April 2026, sekitar pukul 10.00 Wita, di ruang IGD rumah sakit. Pihak rumah sakit tidak dapat memutuskan cincin tersebut karena luka bakar yang parah, sehingga memanggil layanan darurat 112 untuk meminta bantuan Damkar.
“Laporannya tadi sekitar jam 10.00 Wita dari pihak rumah sakit melalui call center 112. Ada pasien yang cincinnya tidak bisa lepas karena jarinya membengkak,” ujar Kasatpol PP dan Damkar Barru, Wirman Firdaus, Minggu (5/4/2026).
Wirman menjelaskan bahwa kejadian bermula ketika korban sedang memasak. Wajan terlalu panas memicu panik, sehingga tangan korban terkena tumpahan minyak goreng panas. Akibatnya, tangan melepuh, membengkak, dan cincin emas di jari manis kirinya terjepit. “Kebetulan ibunya lagi masak, wajannya terlalu panas. Mungkin karena panik mau mematikan api, tangannya terkena tumpahan minyak goreng panas. Akibatnya tangan melepuh dan membengkak, sehingga cincin emas di jari manis sebelah kirinya terjepit dan tidak bisa keluar,” jelas Wirman.
Menanggapi permintaan bantuan, Wirman segera mengerahkan tiga personel ke lokasi. Mereka menggunakan gerinda mini untuk memotong cincin secara perlahan, agar tidak memperparah luka bakar. “Kita langsung melakukan penanganan di ruang IGD rumah sakit. Ada 3 personel yang kami turunkan,” ujarnya.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis. Petugas harus bekerja ekstra hati‑hati karena kulit di sekitar cincin sudah luka bakar serius. “Proses evakuasi memakan waktu sekitar 10 sampai 15 menit. Sistemnya jari diganjal dulu sebagai proteksi baru kemudian dipotong pakai gerinda mini supaya tidak terkena daging atau lukanya,” tuturnya.
Hasilnya, cincin berhasil dilepaskan tanpa kendala. “Alhamdulillah, tidak ada kendala dan cincin berhasil dilepaskan. Kita sudah potong dan lepas cincinnya. Untuk proses perawatan luka bakarnya, itu diserahkan ke dokter,” katanya. Dokter kemudian menanganinya luka bakar yang parah.
Wirman mengimbau masyarakat untuk selalu waspada di dapur. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan layanan darurat. “Silakan hubungi call center 112, kami siaga 24 jam untuk segala jenis laporan gangguan atau evakuasi darurat, pasti langsung kami tindak lanjuti,” pungkasnya.
Peristiwa ini menegaskan betapa pentingnya kesiapsiagaan dan peralatan khusus dalam menangani luka bakar yang mengakibatkan cincin terjebak. Penanganan cepat dan penggunaan gerinda mini memungkinkan cincin dilepaskan tanpa memperburuk luka, sekaligus menunjukkan efektivitas koordinasi antara rumah sakit dan petugas Damkar.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
SPMB 2026/2027: Jalur Zonasi Jadi Pilihan Utama di Makassar
BPJS Mudahkan Ganti FKTP Lewat Aplikasi Mobile JKN
SPMB SMA 2026 Sulsel Jalur Prestasi: Tata Cara & Jadwal
Gempa 6.7 di Sigi: Warga Kamarora Butuh Tenda Darurat
Film Unsane Kembali Diputar di Bioskop Trans TV 22.00 WIB
Hayarna Hakim Resmi Jadi Pengganti RMS di DPR RI 2026
Berita Terbaru
Ramalan bintang cinta Sabtu 20 Juni 2026
Minyak Goreng Bantuan di Wonogiri Berbau Seperti Minyak Tanah
Utang Amanah: Jangan Tunda Bayar, Ini 5 Doa Pelunas dari Rasul
Cuaca Cerah di Bandung, Akhir Pekan Nyaman untuk Semua
Numerologi 20 Juni 2026: Arti Angka Universal 9 dan Pengaruhnya
Zodiak Libra 20 Juni 2026: Ramalan Asmara, Karier, dan Keuangan Hari Ini
BBMKG: Hujan Ringan Guyur Sebagian Besar Bali, Tabanan dan Gianyar Cerah
Vallensia Fahira Siap Revans di Debut MMA Asian Games
Cuaca Surabaya Cerah, Suhu Capai 33 Derajat
