Vallensia Fahira Siap Revans di Debut MMA Asian Games

Putri N. · 2 min baca · 1 menit lalu · 1 dibaca
Bisik.id
Vallensia Fahira Siap Revans di Debut MMA Asian Games

Gambar atau konten salah?

Jakarta — Cabang olahraga Mixed Martial Arts (MMA) resmi dipertandingkan untuk pertama kalinya dalam sejarah Asian Games, tepatnya di edisi 2026 yang akan digelar di Nagoya, Jepang. Kabar ini menjadi angin segar bagi dunia bela diri campuran tanah air, terutama bagi Vallensia Fahira Hotmauli. Petarung perempuan Indonesia ini sudah mengunci tiket menuju panggung Asia tersebut dan bertekad bulat untuk merebut medali emas.

Vallensia mendapatkan tiket Asian Games melalui sistem akumulasi poin. Ia harus mengikuti dua ajang kualifikasi yang digelar di China dan Uzbekistan. Dari dua turnamen itu, ia berhasil membawa pulang medali perunggu. Sistem kualifikasinya tidak sederhana. Setelah poin terkumpul, dilakukan perankingan ulang untuk menentukan delapan petarung terbaik yang lolos. Setelah itu, barulah proses entry by name atau pendaftaran nama resmi dilakukan.

"Saya lolos setelah ikut kualifikasi dua kali. Pertama di China, kedua di Uzbekistan bulan lalu. Jadi sistemnya pengumpulan poin, setelah itu di-ranking ulang 1-8 yang lolos. Entry by name langsung," jelas Vallensia saat ditemui di sela-sela Kejuaraan Nasional MMA PB Pertacami 2026 yang berlangsung di JSI Resort, Bogor, pada Jumat, 19 Juni 2026.

Meskipun ini adalah debutnya di Asian Games, Vallensia bukanlah petarung tanpa pengalaman. Ia sudah merasakan atmosfer kompetisi multievent, terbukti dari raihan medali perak di SEA Games 2025. Ia mengaku sudah melakukan analisis mendalam terhadap calon-calon lawan yang akan dihadapi di Nagoya nanti. Menurutnya, lawan terberat diprediksi datang dari Kazakhstan, Thailand, dan Singapura.

"Thailand sih lawan terberat. Kalau saya lihat dari power, dan melihat lawan-lawan saya yang pernah saya temui sebelumnya, Thailand memang power-nya paling kuat. Saya ketemu di final SEA Games, dia yang menang. Kalau ketemu lagi (di Asian Games), semoga bisa revans," tuturnya dengan penuh semangat.

Vallensia tidak hanya mengandalkan analisis. Ia dan tim pelatih terus mematangkan persiapan, baik dari segi teknik maupun fisik. Target yang dicanangkan oleh PB Pertacami untuk merebut medali emas di kelas modern MMA 54 kilogram justru menjadi bahan bakar motivasi baginya.

"Target itu memotivasi banget karena saya sudah merasakan lawan-lawan saya dan sudah ketemu enggak cuma satu event jadi sudah beberapa, saya percaya diri dan sudah tahu harus bagaimana," kata Vallensia.

Ia menambahkan, persiapan tidak hanya sebatar latihan fisik. Ada juga analisis video, baik dari pertandingan sebelumnya maupun dari rekaman pertarungan petarung lain. Setiap lawan memiliki gaya yang berbeda, dan itu semua dipelajari secara detail. "Jadi selain latihan, teknik, kami selalu pelajari semua untuk lebih baik lagi. Ada video analisis waktu ketemu dan video-video orang lain. Jadi beda tiap-tiap lawan," tegasnya.

Masuknya MMA ke Asian Games 2026 Nagoya menandai babak baru bagi olahraga ini di kancah internasional. Bagi Vallensia, ini adalah kesempatan emas untuk menuliskan namanya dalam sejarah sebagai peraih medali pertama dari cabang yang baru dipertandingkan ini. Perjalanannya masih panjang, tetapi keyakinan dan persiapannya sudah matang.

MMAAsian GamesVallensia Fahira Hotmaulimedali emaskualifikasiNagoya

Komentar

Memuat komentar...