Demi Cilok, Pria Ini Lawan Mertua, Kini Raup Rp500 Ribu Sehari
Gambar atau konten salah?
Seorang penjual cilok di Bondowoso, Danil Abdul Azis (23), menceritakan awal mula perjuangannya merintis usaha meskipun sempat mendapat tentangan dari mertua. Warga Patemon Tlogosari ini memilih hidup mandiri dan tak bergantung pada orang tua, meski tinggal di rumah mewah pemberian mertua.
Danil mengaku pada awalnya mertuanya tidak setuju dengan keputusannya berjualan cilok. Namun ia tetap pada pendiriannya. Untuk meyakinkan sang mertua, Danil dan istrinya awalnya mempekerjakan orang lain sebagai penjual. Tugas mereka hanya memproduksi cilok lalu menitipkannya pada penjual yang sudah dipilih.
Semuanya berubah ketika suatu hari penjual tersebut berhalangan turun ke lapangan. Karena cilok sudah terlanjur dimasak, Danil pun memutuskan untuk berjualan sendiri. Hasilnya di luar dugaan.
"Ternyata hasilnya luar biasa. Dagangan cilok ludes terjual," kenangnya saat berbincang dengan media pada Sabtu, 4 Juli 2026.
Kabar itu kemudian disampaikan istrinya kepada orang tuanya — mertua Danil. Mendengar cerita tersebut, sang mertua akhirnya luluh dan mengizinkan Danil berjualan cilok.
"Saya sama sekali nggak gengsi berjualan cilok. Setiap hari mangkal di SPBU Tlogosari dari jam 8 pagi sampai jam 3 sore," ujar Danil.
Ayah satu anak ini mengaku setiap hari ia bisa menjual hingga lima plastik besar pentol. Jumlah itu meningkat dua kali lipat sejak videonya viral dan kerap masuk halaman For Your Page (FYP) di TikTok.
"Sekarang omzetnya sekitar 500 ribu per hari. Saya sama sekali bukan mencari popularitas di media sosial," ungkapnya.
Menurut Danil, tujuannya membuat konten di TikTok hanyalah untuk memotivasi anak muda lain agar tidak gengsi melakukan pekerjaan halal dan mandiri tanpa bergantung pada orang tua.
"Prinsip bahwa 100 persen hidup saya adalah 100 persen tanggung jawabnya saya sendiri," tegasnya.
Ke depannya, Danil dan istri berharap usaha ini terus berkembang dan bisa membuka lapangan kerja bagi orang-orang di sekitarnya.
"Siapa tahu dengan saya jualan cilok ini, nanti bisa membuat banyak gerobak dan membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain," pungkas Danil Abdul Azis.
Sebelumnya, kisah Danil viral di media sosial hingga ia mendapat julukan 'CEO menyamar' atau 'sultan' karena tak gengsi berjualan cilok meski rumahnya mewah. Ia bersama istri dan anaknya tinggal di rumah berukuran 15 x 20 meter yang merupakan pemberian mertua. Dari kisah ini, terlihat bahwa kegigihan dan kerja keras bisa mengubah pandangan orang lain, bahkan ketika memulai dari hal yang sederhana sekalipun.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Maroka Unggul Lawan Kanada di 16 Besar
Prancis vs Paraguay: Rekor Buruk Menanti di 16 Besar Piala Dunia
Pemuda di Bondowoso Pilih Jual Cilok Meski Tinggal di Rumah Mewah
Messi Kembali Puncaki Daftar Top Skor Piala Dunia 2026
Penjual Cilok Bondowoso Viral, Dijuluki 'CEO Nyamar'
Kanada vs Maroko: Laga Pembuka 16 Besar
Berita Terbaru
Demi Cilok, Pria Ini Lawan Mertua, Kini Raup Rp500 Ribu Sehari
5 Makanan Ekstrem Penambah Gairah Seksual, dari Semut hingga Testis Sapi
Dalic Menyesal Modric Akhiri Piala Dunia dengan Pahit
Tes Penampilan IPDN 2025: Postur Tubuh hingga Suara Diperiksa
Transmart Full Day Sale: Diskon 50%+20% Besok
Bayi Ditemukan Hidup di Toilet Kereta Api Sancaka