Doa 1 Muharram 1448 H: Permohonan Ampun dan Keberkahan

Iwan D. · 4 min baca · Baru saja · 1 dibaca
Bisik.id
Doa 1 Muharram 1448 H: Permohonan Ampun dan Keberkahan

Gambar atau konten salah?

Tahun Baru Islam memberi kesempatan bagi umat untuk memulai kembali dengan niat yang lebih baik. Salah satu amalan yang paling umum dilakukan adalah membaca doa setelah masuknya 1 Muharram. Doa ini dipanjatkan untuk memohon kepada Allah SWT agar mengampuni dosa‑dosa setahun lalu dan memberi keberkahan di tahun yang baru.

Doa ini biasanya dibaca setelah maghrib pada malam 1 Muharram, karena pergantian hari dalam kalender Hijriah dimulai pada matahari terbenam. Menurut kalender Hijriah yang diterbitkan oleh Kementerian Agama, 1 Muharram 1448 Hijriah jatuh pada 16 Juni 2026. Menurut Majelis Ulama Indonesia, doa ini dibaca ketika sudah masuk 1 Muharram, yaitu setelah waktu maghrib.

Berikut adalah bacaan doa lengkap dalam bahasa Arab, Latin, dan terjemahannya. Bacaan ini diambil dari buku “Doa & Dzikir Sepanjang Tahun” oleh H Hamdan Hamedan MA.

Arab:

اَللَّهُـمَّ أَنْتَ الأَبَدِيُّ القَدِيْمُ الأَوَّلُ وَعَلَى فَضْلِكَ العَظِيْمِ وَكَرِيْمِ جُوْدِكَ المُعَوَّلُ.،وَهَذَا عَامٌ جَدِيْدٌ قَدْ أَقْبَلَ أَسْأَلُكَ العِصْمَةَ فِيْهِ مِنَ الشَّيْطَانِ وَأَوْلِيَائِه وَالعَوْنَ عَلَى هَذِهِ النَّفْسِ الأَمَّارَةِ بِالسُّوْءِ وَالاِشْتِغَالَ بِمَا يُقَرِّبُنِيْ إِلَيْكَ زُلْفَى يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ

Latin:

Allaahumma antal abadiyyul qadiimul awwal. Wa 'alaa fadhlikal 'azhiimi wa kariimi juudikal mu'awwal. Wa haadza 'aamun jadiidun qad aqbala. As-alukal 'ishmata fiihi minas-syaithaani wa auliyaa-ih, wal 'auna 'alaa haadzihin nafsil ammaarati bis-suu-i, wal isytighaala bimaa yuqarribunii ilaika zulfaa yaa dzal jalaali wal ikraam.

Artinya:

Tuhanku, Kau yang Abadi, Qadim, dan Awal. Atas karunia‑Mu yang besar dan kemurahan‑Mu yang mulia, Kau menjadi pintu harapan. Tahun baru ini sudah tiba. Aku berlindung kepada‑Mu dari bujukan iblis dan para walinya di tahun ini. Aku pun mengharap pertolongan‑Mu dalam mengatasi nafsu yang kerap mendorongku berlaku jahat. Kepada‑Mu aku memohon bimbingan agar aktivitas keseharian mendekatkanku pada rahmat‑Mu. Wahai Tuhan Pemilik Kebesaran dan Kemuliaan.

Doa ini biasanya dibaca tiga kali setelah salat maghrib. Sebelum maghrib, pada malam terakhir bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan membaca doa akhir tahun tiga kali sebagai bentuk muhasabah dan permohonan ampun atas kesalahan‑kesalahan setahun lalu. Setelah azan maghrib, ketika tahun lama berakhir dan 1 Muharram dimulai, doa awal tahun dibaca tiga kali lagi. Doa ini menjadi harapan dan permohonan agar tahun baru dipenuhi keberkahan dan perlindungan Allah SWT.

Selain doa awal tahun, malam 1 Muharram juga menjadi waktu yang tepat untuk memperbanyak amalan lain. Banyak orang memanfaatkan momen ini untuk istighfar, membaca Al‑Qur’an, bersholawat kepada Nabi Muhammad SAW, memanjatkan doa, dan memikirkan evaluasi diri atas perjalanan hidup setahun lalu. Momen ini juga menjadi ajang menyusun tekad agar menjadi pribadi yang lebih baik di tahun berikutnya.

Berikut beberapa doa tambahan yang dapat dibaca pada malam 1 Muharram. Doa‑doa ini tidak wajib, namun menjadi bentuk ibadah yang dianjurkan.

1. Doa Keteguhan Iman

Arab:

هُوَ الْأَوَّلُ وَالْآخِرُ وَالظَّاهِرُ وَالْبَاطِنُ وَهُوَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ

Latin:

Huwal awwalu wal aakhiru wazh‑zahiru wal‑baathinu wa huwa bi‑kulli syai‑in 'aliim.

Artinya:

Dialah Yang Awal dan Yang Akhir, Yang Zahir dan Yang Batin, dan Dia Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS Al‑Hadid: 3)

2. Doa Agar Dijauhkan dari Maksiat

Arab:

اَللَّهـُمَّ احْرِمْنِيْ لَذَّةَ مَعْصِيَتِكَ وَارْزُقْنِيْ لَذَّةَ طَاعَتِكَ

Latin:

Allaahumma ahrimnii ladzdzata ma'shiyatika warzuqnii ladz‑dzata thaa'atika.

Artinya:

Ya Allah, jauhkan aku dari kenikmatan bermaksiat kepada‑Mu dan karuniakan kepadaku kenikmatan dalam menaati‑Mu.

3. Doa Tawasul Ismul A'zham

Arab:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِأَنَّكَ أَنْتَ اللَّهُ الْأَحَدُ الصَّمَدُ الَّذِي لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ وَلَمْ يَكُنْ لَهُ كُفُوًا أَحَدٌ

Latin:

Allaahumma innii as-aluka bi‑annaka antallaahul ahadus shamadu, alladzii lam yalid wa lam yuulad, wa lam yakul lahu kufuwan ahad.

Artinya:

Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada‑Mu karena Engkau adalah Allah Yang Maha Esa, tempat bergantung segala sesuatu, tidak beranak dan tidak diperanakkan, serta tidak ada sesuatu pun yang setara dengan‑Mu.

4. Doa Tobat Nabi Adam AS

Arab:

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ

Latin:

Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam tagfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.

Artinya:

Ya Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang‑orang yang rugi. (QS Al‑A'raf: 23)

5. Doa Tobat Nabi Yunus AS

Arab:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

Latin:

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka innii kuntu minazh zhaalimiin.

Artinya:

Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau. Sesungguhnya aku termasuk orang‑orang yang zalim. (QS Al‑Anbiya: 87)

Doa‑doa di atas bukanlah kewajiban wajib, namun merupakan bentuk ibadah yang dianjurkan. Berdoa sangat dianjurkan dalam Islam, sehingga umat dapat menggunakannya sebagai sarana bermuhasabah, memperbarui niat, dan memohon pertolongan Allah SWT saat memasuki tahun baru.

Melalui doa-doa ini, umat Islam mengingat kembali bahwa setiap tahun baru adalah kesempatan untuk memperbaiki diri. Doa awal tahun menegaskan keinginan untuk memohon perlindungan dari godaan iblis, meminta bimbingan agar tetap dekat dengan Allah, dan memohon keberkahan dalam setiap aktivitas. Doa‑doa tambahan menegaskan keteguhan iman, menjauhkan diri dari maksiat, dan memohon pengampunan atas kesalahan‑kesalahan masa lalu. Semua amalan ini dipanjatkan dengan harapan bahwa tahun yang baru akan dipenuhi dengan kebaikan dan keberkahan.

doa tahun baru1 MuharrammaghribistighfarAl‑Qur’anNabi Muhammad SAWkeberkahanKementerian Agama

Komentar

Memuat komentar...