Jawa Timur Siaga Darurat Kekeringan, 4,3 Juta Liter Air
Gambar atau konten salah?
Surabaya, 15 Juni 2026
Delapan kabupaten di Jawa Timur telah mengumumkan status siaga darurat kekeringan. Pemerintah provinsi mengirimkan bantuan air bersih ke wilayah yang memerlukan. “Kami sudah lakukan distribusi air bersih ke 4 kabupaten yang mengajukan. Adapun kabupaten itu yakni Bojonegoro, Bondowoso, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Pasuruan,” kata Gatot Soebroto, kalaksa BPBD Jatim.
Distribusi air bersih sudah selesai di keempat kabupaten tersebut. Di Bondowoso, bantuan disalurkan di 12 kecamatan dengan total 31 rit atau 155.000 liter. Bojonegoro menerima 9.000 liter, Probolinggo 5.000 liter, dan Pasuruan 15.000 liter. Secara keseluruhan, 4.335.000 liter air bersih sudah didistribusikan.
Gatot menambahkan bahwa pemerintah provinsi menyiapkan 867 rit air bersih, masing‑masing 5.000 liter, dengan total anggaran Rp 612.071.550. “Kami juga siapkan stok tandon juga tandon lipat untuk kami kirim ke daerah‑daerah yang terdampak kekeringan,” jelasnya.
Ia mengajak kabupaten dan kota di Jawa Timur untuk melaporkan kondisi kekeringan di wilayahnya kepada Pemprov Jatim. Hal ini bertujuan agar intervensi dapat dilakukan lebih cepat dan masyarakat tidak terdampak parah.
Menurut Gatot, delapan kabupaten yang telah menetapkan siaga darurat adalah Bondowoso, Banyuwangi, Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Blitar, Trenggalek, Lamongan, dan Bangkalan.
Dengan langkah distribusi air bersih dan persiapan stok tambahan, pemerintah provinsi berusaha mengurangi dampak kekeringan di wilayah Jawa Timur. Langkah ini menunjukkan respons cepat terhadap kondisi krisis air yang sedang berlangsung.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Ratusan Monyet Ekor Panjang Turun ke Pasar, Cari Makan
Guru SD di Sidoarjo Naik Perahu Demi Mengajar saat Banjir Rob
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Penyebab Karhutla: dari Hal Sepele hingga Bencana
KAI Bantah Penguntit Penumpang Wanita di Supas adalah Pegawai
Banjir Rob Kalianak Semakin Parah, Warga Minta Dam Dibangun
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
