Dolar AS Kembali Menguat, Sentuh Rp 18.097
Gambar atau konten salah?
Pada awal perdagangan Jumat, 06 November 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat kembali menunjukkan penguatan terhadap rupiah. Berdasarkan data Bloomberg pada pukul 09.08 WIB, dolar AS berada di angka Rp 18.097. Angka ini naik 15 poin atau sekitar 0,08 persen dari posisi sebelumnya yang sempat menyentuh level Rp 18.000.
Penguatan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Mata uang Paman Sam ini juga kompak menguat terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. Dolar AS naik 0,08 persen terhadap dolar Australia dan menguat 0,07 persen terhadap euro. Sementara terhadap yuan China, dolar AS menguat tipis 0,05 persen.
Namun tidak semua pergerakan dolar AS bernada positif. Terhadap dolar Singapura, dolar AS justru melemah 0,15 persen. Di kawasan Asia lainnya, dolar AS menguat 0,16 persen terhadap yen Jepang dan naik 0,11 persen terhadap baht Thailand. Penguatan paling signifikan terjadi terhadap ringgit Malaysia, yakni sebesar 0,30 persen.
Pergerakan nilai tukar ini mencerminkan dinamika pasar global yang masih dipengaruhi oleh berbagai faktor ekonomi. Penguatan dolar AS terhadap mayoritas mata uang menunjukkan posisi dominan greenback di pasar valuta asing, meskipun ada beberapa pengecualian seperti terhadap dolar Singapura yang justru berhasil menguat.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
OJK: Sektor Keuangan RI Stabil di Tengah Tekanan Global
IHSG Menguat 2,25%, Asing Jual Bersih Rp65 Miliar
IHSG Pagi Ini Merah, Anjlok 73 Poin ke Level 4.957
IHSG Melemah Tipis, Investor Asing Catat Beli Bersih Rp 328 M
9 Perusahaan Antre IPO di BEI, Healthcare Paling Banyak
BEI Selidiki Transaksi Mencurigakan Tiga Emiten
