Dolar AS Melemah ke Rp 18.065
Gambar atau konten salah?
Pada perdagangan pagi ini, Rabu (15 Juli 2026), nilai tukar dolar Amerika Serikat melemah terhadap rupiah. Berdasarkan data Bloomberg, mata uang AS tersebut berada di level Rp 18.065. Angka ini turun 26 poin atau sekitar 0,14% dibandingkan hari sebelumnya. Meski melemah, dolar AS masih bertahan di kisaran Rp 18.000-an.
Pelemahan dolar AS tidak hanya terjadi terhadap rupiah. Mata uang Paman Sam juga terpantau melemah terhadap sejumlah mata uang utama lainnya. Terhadap yen Jepang, dolar AS turun 0,12%. Sementara terhadap dolar Australia, pelemahannya mencapai 0,16%. Pound sterling juga mencatat kenaikan 0,11% terhadap dolar AS. Euro menguat 0,16% atas dolar AS. Dolar Singapura naik 0,07%, dan yuan China menguat 0,09%.
Pergerakan ini menunjukkan tekanan terhadap dolar AS di pasar global pagi ini. Belum ada pernyataan resmi dari otoritas moneter terkait pergerakan nilai tukar tersebut. Para pelaku pasar masih mencermati perkembangan ekonomi global yang mempengaruhi pergerakan mata uang.
Secara keseluruhan, pelemahan dolar AS terhadap rupiah dan mata uang lainnya pagi ini mencerminkan dinamika pasar yang berlangsung secara bersamaan di berbagai kawasan. Ini bukan pergerakan yang terisolasi, melainkan bagian dari tren yang lebih luas di pasar valuta asing.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Berita Terbaru
Dolar AS Melemah ke Rp 18.065
Ketua DPRD Bogor Puji Gerak Jalan Sehat Harkopnas
Kebakaran Lahan di Semarang Melonjak Tiga Kali Lipat
Semeru Kembali Erupsi, Luncurkan Lava Pijar 1 KM
Forum Kanker Indonesia-China Soroti Deteksi Dini
3 Resep Sambal Pelengkap Ayam Geprek
Allegri Resmi Gantikan Conte di Napoli
Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Telkomsel Kuasai Spektrum