Dolar AS Meningkat Lagi ke Rp 17.000, Rupiah Tertekan Pasar
Gambar atau konten salah?
Pada 23 Januari 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) kembali menekan rupiah. Pada jam 09.00 WIB, Bloomberg melaporkan nilai Rp 16.981 per dolar, naik tipis 1 poin atau sekitar 0,01 %.
Perdagangan pagi dimulai dengan dolar dibuka pada Rp 16.979. Nilai tertinggi yang tercatat hari ini adalah Rp 16.984, dan belum melemah di bawah harga pembukaan.
Ketika pasar ditutup pekan lalu, dolar berada di Rp 16.904. Selama akhir pekan, dolar mengalami penguatan signifikan, menandai tren kenaikan yang berkelanjutan.
Secara tahunan, dolar telah menguat 1,8 %. Data menunjukkan bahwa selama 52 minggu terakhir, nilai tukar berfluktuasi antara Rp 16.079 (terendah) dan Rp 17.224 (tertinggi).
Pergerakan ini mencerminkan tekanan terus menerus pada mata uang rupiah, di mana dolar mendekati ambang Rp 17.000 per unit.
Secara keseluruhan, dolar AS menunjukkan tren penguatan yang konsisten, memaksa rupiah untuk menyesuaikan nilai tukarnya di pasar global.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Andi Gani: Dukungan Penuh, Menolak Kabinet Prabowo, Mengawasi
Purbaya: Data Warteg Tak Cukup, Butuh Penelitian Lanjutan
Rupiah Mati 18.000, OJK Tegaskan Bank Indonesia Tetap Kokoh
Pemerintah: IHSG Turun, Defisit 0,9% Menimbulkan Kecemasan
Investor Asing Menjual Besar Rp4,1 Triliun, IHSG 6.127,38
32 Perusahaan CPO Diselidiki Pajak, 3 Bayar Rp200 Miliar
Berita Terbaru
Mahar Bisa Berbentuk Hafalan Al‑Qur’an, Hadits Tunjukkan
Cuaca Bandung 6 Juni: Berawan, Suhu 17-27°C, Lembap
Garam Tradisional Desa Les Dukung Pemasaran Baru Astra
Zodiak Aries 6 Juni 2026: Prediksi Dinamika Hari Ini
Zodiak Gemini: 6 Juni 2026, Energi Penuh Kemenangan Hari
Zodiak Taurus 6 Juni 2026: Energi Tanah, Keberuntungan, dan Tips Harian
Artikel Bisik
Zodiak Leo 6 Juni 2026: Keseimbangan Energi & Keuangan
Zodiak Scorpio 6 Juni 2026: Energi dan Keputusan Penting Hari Ini
