Embun Beku Melapisi Gunung Bromo pada 08 Juni 2026, Kisah

Fandi R. · 1 min baca · 1 hari lalu · 37 dibaca
Bisik.id
Embun Beku Melapisi Gunung Bromo pada 08 Juni 2026, Kisah

Gambar atau konten salah?

Gunung Bromo menampakkan pemandangan yang jarang terlihat di Indonesia. Pada 08 Juni 2026, pegunungan ini diselimuti lapisan kristal es, seolah‑olah tertutup salju. Fenomena ini dikenal sebagai embun upas atau embun beku.

Embun ini terbentuk ketika suhu udara turun di bawah 5 derajat Celsius di dini hari. Air yang menetes di malam hari membeku, menciptakan lapisan putih yang menutupi rumput, dedaunan, bahkan pasir di sekitar kaldera Bromo. Pemandangan ini muncul di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Waktu kejadian ini menambah keunikan Bromo. Biasanya, gunung ini dikenal dengan matahari terbit yang dramatis dan tanah liat berwarna merah. Namun, pada malam itu, suhu dingin membuat embun menempel dan membeku, menciptakan suasana yang mirip dengan musim dingin.

Para pengunjung yang sudah berada di lokasi sebelum fajar langsung merespons. Banyak yang berfoto, menyalakan kamera, dan menikmati udara dingin yang jarang terjadi di negara beriklim tropis. Suasana menjadi lebih tenang, karena suara gemerisik es menambah ketenangan di sekitar kaldera.

Berita tentang embun upas ini segera menyebar. Pada 09 Juni 2026, artikel ini menjadi salah satu yang paling banyak dibaca. Pengunjung dari berbagai daerah menuliskan komentar tentang keindahan dan keunikan momen tersebut.

Kejadian ini menandai sejarah Bromo. Sejak dulu, gunung ini belum pernah mengalami kondisi seperti ini. Sekarang, embun beku menjadi bukti bahwa perubahan suhu, meski masih kecil, dapat menciptakan fenomena alam yang menakjubkan. Pemandangan ini juga mengingatkan kita bahwa alam Indonesia memiliki keanekaragaman yang lebih luas daripada yang sering kita bayangkan.

Gunung Bromoembun bekuTaman Nasional Bromo Tengger Semerusuhu di bawah 5°Cpemandangan espengunjungperubahan suhu

Komentar

Memuat komentar...