Empat Tim Berebut Tiket Final Piala Dunia
Gambar atau konten salah?
Empat tim masih bertahan di semifinal Piala Dunia 2026. Prancis akan berhadapan dengan Spanyol, sementara Inggris menantang Argentina. Masing-masing dari mereka menyimpan ambisi besar jika berhasil menjadi juara.
Babak semifinal dimulai pada Rabu, 15 Juli 2025, dengan duel antara Prancis dan Spanyol. Keesokan harinya, Kamis, 16 Juli 2025, giliran Inggris yang berhadapan dengan Argentina. Kedua pertandingan kick-off pada pukul 02.00 WIB dini hari.
Bagi Argentina, gelar juara kali ini akan sangat spesial. Jika menang, mereka akan menyamai rekor Brasil dan Italia sebagai juara bertahan atau back-to-back. Brasil melakukannya pada tahun 1958 dan 1962. Italia lebih dulu, pada edisi 1934 dan 1938.
Inggris datang dengan cerita yang berbeda. Tim berjuluk Three Lions itu sudah lama tidak merasakan gelar juara Piala Dunia. Terakhir kali mereka menang adalah pada tahun 1966. Setelah itu, Inggris tidak pernah lagi menembus babak final selama 11 edisi berikutnya. Kini, Jude Bellingham dan kawan-kawan punya kesempatan untuk mengakhiri puasa panjang itu.
Prancis juga punya target tersendiri. Tim Ayam Jantan saat ini baru mengoleksi dua gelar Piala Dunia. Jika juara, mereka akan mendekati rekor Jerman dan Italia yang sama-sama memiliki empat gelar — terbanyak di antara negara Eropa. Ada catatan khusus pula untuk Kylian Mbappe. Jika Prancis menang, Mbappe akan memiliki dua gelar Piala Dunia sebelum usianya genap 28 tahun.
Spanyol, di sisi lain, sedang memburu gelar kedua mereka. Sebelumnya, La Furia Roja hanya pernah juara sekali, yaitu pada tahun 2010. Kemenangan di edisi 2026 ini akan menjadi cerita indah bagi Lamine Yamal. Pemain muda itu sebelumnya sudah memenangi Piala Eropa pada tahun 2024, saat usianya baru 16 tahun. Jika Spanyol juara Piala Dunia 2026, Yamal bisa menggabungkan dua gelar besar itu pada usia yang belum genap 20 tahun. Saat ini, ia masih berusia 19 tahun.
Keempat tim memiliki jalan cerita masing-masing. Argentina mengejar sejarah sebagai juara bertahan. Inggris ingin bangkit dari tidur panjang. Prancis mengejar kejayaan Eropa. Spanyol mengandalkan talenta mudanya. Semua akan terjawab di lapangan.
Komentar
Memuat komentar...
Terkait
Luke Vickery Resmi Jadi WNI, Siap Bawa Indonesia ke Piala Dunia 2030
Mourinho Senang Prancis dan Inggris Gagal ke Final Piala Dunia
Strategi Bertahan Tuchel Hancurkan Inggris
Argentina ke Final usai Kalahkan Inggris di Semifinal
Messi Geser Mbappe di Puncak Top Skor Piala Dunia
Saliba Operasi Punggung, Absen Lima Bulan
Berita Terbaru
Bahlil Bantah Pemadaman Listrik Terkait Pasokan Batu Bara
Harga Minyak US$100 Per Barel, Masyarakat Berbondong Beralih ke BBM Subsidi
Bahlil Buka Suara soal Badan Usaha Khusus Migas Baru
Bahlil soal Impor Migas: Cari Pemasok Termurah
Pemerintah Dorong Program B50 Berhasil, Kini Siap Kembangkan E50
Presiden Kirim Surat ke DPR untuk Bahas RUU Migas
Pemerintah Hidupkan 45.000 Sumur Rakyat dan Sumur Tua
Proyek Sampah Jadi Listrik Bogor Raya 1 Mulai Dibangun
Pertamina Percepat Produksi Migas Demi Target 1 Juta Barel
Pertamina EP Buka Suara soal Kasus BUMD Bekasi
